TUBAN, (Ronggo.id) – Para tokoh di Kabupaten Tuban mengapresiasi kesuksesan jajaran Polri dalam membongkar sindikat narkoba di berbagai daerah selama tahun 2024.
Setidaknya tiga jaringan besar pengendali narkoba berhasil diungkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya adalah jaringan Fredy Pratama dengan barang bukti yang disita mencapai dua ton, terdiri narkoba jenis sabu, ganja, serta berbagai jenis narkotika.
“Kami mengapresiasi atas keberhasilan Kapolri beserta jajarannya yang telah membekuk gembong-gembong narkoba,” tutur Dewan Kasepuhan PWI LS Tuban, KH Anshori, Kamis (2/1/2025).
Menurut pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatut Thullab Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko itu, prestasi dari baju coklat itu sejalan dengan prioritas utama program 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto. Disana item pemberantasan narkoba sebagai bagian dari Astacita yang dirangkai bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka.
“Tentu ini bentuk komitmen Polri dalam mendukung Astacita Presiden Prabowo,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Rektor I Universitas Sunan Bonang Tuban, Dr RM Armaya Mangkunegara. Akademisi yang juga praktisi hukum ini mengapresiasi kerja keras jajaran Polri dalam upaya penegakkan hukum. Baik itu dalam hal peredaran narkoba, pemberantasan korupsi, maupun judi online.
“Dengan pengungkapan kasus-kasus ini, artinya Mabes Polri telah menyelamatkan generasi bangsa dari tindakan yang berdampak buruk,” ucapnya.
Untuk itu, Armaya begitu ia akrab disapa, mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi, sehingga cita-cita luhur Presiden Prabowo Subianto melalui Astacita benar-benar bisa terwujud.
“Mari bersama-sama kita mendukung Polri untuk berbenah meningkatkan kinerja yang lebih baik, demi terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia,” tandasnya. (Ibn/Tgb)
