TUBAN, (Ronggo.id) – Meski telah berdiri selama enam tahun, Wisata Pelang di Desa Krajan, Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, terus menjadi destinasi favorit wisatawan. Dengan keindahan alamnya yang memikat, tempat ini mampu menarik hingga 500-1.000 pengunjung setiap musim liburan.

Pengelola Wisata Pelang, Hasan Budiyanto menjelaskan, jika Wisata Pelang yang berada ditengah rindangnya pohon sagu tersebut selalu ramai pengunjung. Bahkan pada hari biasa, justru banyak anak-anak yang berenang di bantaran sungai diatas wahana ikan.

“Kalau hari biasa tetap ramai. Alhamdulillah, masih sekitar 200an pengunjung yang datang menikmati indahnya Wisata Pelang ini,” ujar Hasan Budiyanto kepada Ronggo.id, Selasa (24/12/2024).

Daya Tarik dan Harga Terjangkau

Harga tiket masuk yang sangat terjangkau menjadi salah satu alasan utama wisatawan berkunjung. Hanya dengan Rp5.000 per orang, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas menarik, termasuk:

  • Kolam renang dengan sumber air alami.
  • Gazebo nyaman yang menghadap ke kolam ikan.
  • Aktivitas memberi makan ikan dengan pakan seharga Rp5.000 yang juga bisa digunakan untuk terapi kaki.
  • Kesempatan menyewa perahu motor dengan tiket Rp8.000 mengelilingi aliran Sungai Pelang.
  • Menikmati lezatnya jajanan khas berbahan pokok sagu.
  • Selain itu, tempat karaoke dan suasana alam yang asri di hutan pohon sagu menambah daya tarik tersendiri.

“Tempatnya bagus, nyaman, dan cocok untuk liburan keluarga, karena suasananya sejuk karena dikelilingi pohon sagu dan bisa ngilangin penat. Harga tiketnya sangat terjangkau dengan fasilitas yang lengkap,” kata Reza, salah satu pengunjung.

Inisiatif Pemuda Desa yang Membawa Perubahan

Ketua Kelompok Sadar Wisata Sungai Pelang, Agus Susanto mengemukakan, Wisata Pelang merupakan bukti nyata kreativitas dan gotong royong yang mampu mengubah keadaan.

Ia menjelaskan, awalnya sungai di desa tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan irigasi dan aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mencuci. Namun, berkat inisiasi pemuda desa, sungai itu disulap menjadi destinasi wisata yang menarik.

“Mulanya hanya beberapa pemuda secara sukarela membersihkan sungai. Tiba-tiba, ada orang dari kota yang sering datang kesini bersama keluarganya untuk mandi. Dari situ kami kemudian semakin giat untuk bersih-bersih sungai ini,” jelasnya.

Dengan modal seadanya, seperti bambu dan pohon pinang, masyarakat bahu-membahu membersihkan dan menghias area sungai hingga menjadi tempat wisata yang kini dikenal sebagai Wisata Pelang.

Kontribusi untuk Ekonomi Desa

Keberadaan wisata yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer atau kurang lebih 15 menit dari pusat Kota Tuban ini mampu memberikan dampak signifikan bagi perekonomian warga sekitar.

“Alhamdulillah, kami berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 9 orang untuk pengelolaan wisata ini, dan sekitar 22 pedagang yang berjualan di area wisata,” ujar Agus Susanto.

Wisata yang diresmikan pemerintah pada tahun 2021 ini adalah bukti bahwa kerja sama dan semangat masyarakat dapat membawa perubahan besar tanpa campur tangan besar dari pihak luar.

Dengan keindahan alam yang menyatu dengan kreativitas lokal, Wisata Pelang tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga simbol pemberdayaan masyarakat desa.

Bagi Anda yang mencari destinasi wisata untuk mengisi liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) murah meriah dan memiliki pengalaman menyatu dengan alam, Wisata Pelang ini patut menjadi pilihan wisatawan baik saat dikunjungi bersama pasangan ataupun keluarga.