TUBAN, (Ronggo.id) – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban bakal mendalami keluhan petani di Kecamatan Bangilan soal kualitas pupuk subsidi.

Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini akan menindaklanjuti keluhan petani dengan menerjunkan tim ke lapangan.

“Matur nuwun infonya, kami cek di lapangan,” kata Eko Julianto melalui pesan singkat whatsapp, Senin (30/12/2024).

Semisal ada temuan terkait persoalan pupuk, mantan Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Tuban itu meminta agar para petani menyampaikan ke penyuluh pertanian di wilayahnya masing-masing.

“Kalau ada aduan, bisa dilaporkan lewat penyuluh pertanian,” ujarnya.

Sebelumnya, petani di Kecamatan Bangilan, Arifin mengaku bahwa hasil panennya menurun. Gegaranya, ia menilai kualitas jatah pupuk yang ia terima tidak sesuai spesifikasi.

Karenanya, Arifin mendorong agar Eko Wahyudi yang kini duduk di Komisi IV DPR RI ikut mengawal uji mutu terhadap pupuk yang disubsidi oleh pemerintah tersebut, sehingga petani tak semakin merugi.

“Kita berharap Mas Eko ikut mengawal agar kualitas pupuk bersubsidi ditingkatkan atau sesuai,” ucap Arifin dihadapan Eko Wahyudi saat giat reses, dikutip (29/12/2024) ini.

Selain terkait pupuk, mereka berharap pemerintah mencarikan solusi untuk menangani kekurangan air disaat musim kemarau, diantaranya dengan pengadaan sumur bor.

“Sumur bor ini dapat membantu petani mengelola lahan dengan baik, terutama musim kemarau tiba,” terang petani lain, Sumarno.

Menanggapi masukan dan aspirasi dari para petani, Anggota DPR RI yang membidangi Pertanian, Perhutanan dan Kelautan itu menyatakan akan mengawal hingga ke tingkat pusat.

“Harapan semua petani ini bisa ikut mensukseskan program swasembada pangan nasional,” tandasnya. (Ibn/Jun).