TUBAN – Suasana Klenteng Kwan Sing Bio Tuban gelap gulita diduga imbas pemilihan pengurus baru yang telah diselenggarakan pada Minggu (8/5/2025) lalu.

Pantauan di lokasi pada Senin (9/5/2024) sekitar pukul 18.30 WIB, seluruh lampu penerangan maupun lilin-lilin di Tempat Ibadah Tri Dharma (TTID) yang terletak di Jalan RE Martadinata Tuban itu terlihat padam.

Gerbang klenteng di bagian psisi barat yang biasanya selalu terbuka, kini tertutup rapat. Hanya ada empat orang security yang berdiri di depan gerbang.

Melalui pesan singkat whatapp, Ketua Pengurus Klenteng Terpilih, Go Tjong Ping alias Teguh Prabowo, mengaku prihatin atas kondisi klenteng pasca pemilihan pengurus-penilik baru.

“Mulai malam hari ini klenteng kwan sing bio Tuban gelap gulita, ikut prihatin,” ucapnya.

Disinggung penyebab lampu padam, Calon Wakil Bupati Tuban pada Pemilukada 2006 itu masih belum merespon.

Diberitakan sebelumnya, Klenteng Kwan Sing Bio Tuban bergolak pasca terpilihnya Go Tjong Ping menjadi Ketua Pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TTID) terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Tjong Ping beserta rombongannya yang hendak menuju ke altar utama Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen untuk melaksanakan pengukuhan mendapat penolakan dari penjaga klenteng. Bahkan sempat terjadi insiden saling dorong, beruntung ketegangan itu berhasil diredam oleh aparat keamanan.

Salah satu umat klenteng asal Kecamatan Tuban Kota, Wiwit Endra Setjiyoweni (53) melalui kuasa hukumnya Heri Tri Widodo menilai proses pemilihan pengurus-penilik baru tersebut tidak sah. Oleh sebab itu ia akan melayangkan somasi kepada jajaran kepengurusan Go Tjong Ping. (Ibn/Tgb).