Iklan Idul Fitri Polres Tuban

, () – Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Republik Indonesia ( RI) sentil Bulog agar mampu menyerap hasil panen petani saat panen raya. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungannya dalam rangka Panen Raya Jagung di Desa Ngimbang g, Kecamatan Palang, , Jawa Timur.

Dalam keterangannya, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI, Suwandi menyebut, jika di Kabupaten Tuban memiliki keistimewaan tersendiri dibanding dengan daerah lain. Pasalnya, meski mayoritas petani bercocok tamam di lahan tadah hujan, namun mampu menjadi daerah dengan lumbung jagung terbesar di Jawa Timur.

“Tuban menjadi sentra jagung baik di tingkat Jawa Timur hingga nasional. Inilah yang menjadikan Kabupaten Tuban memiliki keistimewaan. Meski ditanam di lahan yang mengandalkan tadah hujan, namun produktivitas jagung bisa mencapai 7 ton per hektar,” ungkap Suwandi usai melakukan aksi panen raya jagung bersama Sekda Tuban, Budi Wiyana di Desa Ngimbang, Selasa (19/3/2024).

Suwandi juga menginstruksikan kepada pihak Bulog agar dapat menyerap sedikitnya 500 ribu ton jagung saat panen raya berlangsung. Sebab, produktivitas jagung di Kabupaten Tuban rentang waktu Januari hingga April 2024 bisa mencapai 5,2 juta ton.

“Karenanya, produktivitas jagung ini harus bisa diserap secara maksimal agak dapat menjaga stabilitas harga, terutama saat panen raya,” terangnya.

Iklan Idul Fitri Fraksi Partai Golkar Tuban

Dilain sisi, Sekda Tuban, Budi Wiyana mengemukakan, Kabupaten Tuban memiliki luas lahan sebesar 159.779 hektar. Dari jumlah tersebut, 86,84 persen atau sekitar 137.581 hektar merupakan lahan pertanian, sehingga pada tahun 2023, mampu menduduki urutan pertama produksi jagung di terbesar di Jawa Timur.

“Untuk luas lahan tersebut, Kabupaten Tuban sudah memproduksi sebanyak 778.477 ton untuk jagung pipil kering pada tahun 2023. Sementara realisasi luas tambah tanam diproyeksikan bertambah, sehingga diharapkan realisasi panen jagung pada periode Januari hingga April 2024 juga dapat meningkatkan,” ujar Budi Wiyana.

Budi Wiyana juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Kementan RI kepada kabupaten Tuban berkaitan dengan optimalisasi lahan pertanian, dimana daerah yang juga mempunyai julukan sebagai Kota Seribu Goa ini sebelumnya telah beberapa kali melakukan panen raya.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Pak Dirjen ke Kabupaten Tuban dengan semua bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi stimulan bagi para petani kami,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, ada kegiatan penyerahan bantuan benih jagung 90 ton senilai 5,4 miliar rupiah, bantuan benih padi 125 ton senilai 1,7 miliar rupiah, dan bantuan sarana produksi senilai 3,03 miliar rupiah.

Sebatas diketahui, panen raya jagung varietas NK 7328 dilakukan di lahan yang dikelola Gapoktan Manunggal Rejeki Desa Ngimbang dengan luas hamparan panen mencapai 517 hektar. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS
Iklan Idul Fitri Semen DYNAMIX SBI