TUBAN – Kabupaten Tuban terus menunjukkan geliat industrialisasi dengan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal adalah pelatihan keterampilan bagi masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban.

Pada Minggu (2/02/2025), PWI Tuban mengadakan pelatihan pembuatan kue bagi istri wartawan, bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban serta Alfamart. Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room LYNN Hotel ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dengan menghadirkan Erni Rahayuni, Owner Elmara Cake, sebagai instruktur utama.

Ketua PWI Tuban, Suwandi, menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan tambahan bagi istri wartawan agar mereka dapat memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan produktif yang berpotensi meningkatkan perekonomian keluarga.

“Kami berharap para peserta bisa langsung mempraktikkan ilmu yang didapat, baik untuk konsumsi pribadi maupun sebagai peluang usaha. Terima kasih kepada Diskopumdag Tuban atas dukungannya, dan kami siap menerima program pemberdayaan lainnya di masa mendatang,” ujarnya.

Kepala Diskopumdag Tuban, Agus Wijaya, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh bagi ibu-ibu yang ingin mengembangkan usahanya. Salah satu bentuk dukungan konkret adalah penyediaan pendanaan bagi produk yang memiliki potensi pasar, termasuk kesempatan untuk masuk ke dalam E-Catalog dan menjadi bagian dari kebutuhan konsumsi instansi pemerintahan.

“Harapan kami, pelatihan ini bisa melahirkan wirausaha baru yang berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah. Produk-produk berkualitas dari UMKM lokal bisa menjadi bagian dari pengadaan konsumsi OPD di Kabupaten Tuban,” jelasnya.

Sementara itu, Erni Rahayuni mengapresiasi antusiasme para peserta dalam mempelajari teknik pembuatan bolu gulung pandan dan brownies insert cheese. Menurutnya, keterampilan ini sangat relevan untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan, terutama menjelang momen-momen perayaan seperti Lebaran.

“Biasanya saya demo dengan anak-anak kecil, dan ini pertama kali saya demo sama ibu-ibu, luar biasa antusias dan semangatnya. Silahkan diikuti dan diserap ilmunya,” pungkasnya.

Geliat industrialisasi di Kabupaten Tuban tidak hanya ditunjukkan melalui kehadiran industri besar, tetapi juga dari penguatan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. (Jun/Tgb).