TUBAN, (Ronggo.id) –Event Semarak UMKM Bersatu Tuban yang berlangsung selama 3 hari mulai 4-6 Oktober 2024 di GOR Ranggajaya Anoraga Tuban menimbulkan polemik.
Pasalnya, sejumlah pemenang lomba mengklaim belum menerima hadiah uang tunai dari pihak penyelenggara.
Merasa kecewa, mereka akhirnya melaporkan pihak Event Organizer (EO) dan satu orang panitia ke Sat Reskrim Polres Tuban, Jumat (12/10/2024).
“Kami melaporkan atas dugaan penggelapan dana,” kata Grozny, juara 1 lomba K-POP competition kategori group saat ditemui di Mapolres Tuban.
Perempuan asal Tuban itu mengaku sejak awal sudah menaruh curiga, lantaran di dalam flyer atau pamflet tidak dicantumkan jumlah uang tunai yang akan diterima oleh masing-masing pemenang lomba.
“Di flyer hanya disebutkan uang tunai plus trophy. Nominalnya berapa tidak jelas,” ungkapnya.
Bahkan, hingga gelaran event tersebut berakhir, hadiah uang tunai yang dijanjikan tak kunjung diserahkan, pihak penyelenggara justru terkesan menghindar.
“Sampai sekarang, sama sekali tidak ada klarifikasi apapun dari pihak EO maupun panitia,” bebernya.
Hega, juara 2 lomba K-POP kategori group mengemukakan, tidak hanya juara lomba dance yang belum menerima hadiah uang tunai, pemenang lomba lainnya juga mengalami nasib yang sama.
“Harapan kami hadiah segera diberikan. Kasihan para pemenang, apalagi yang datang dari luar kota, seperti Kediri dan dari Sidoarjo,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya laporan dari sejumlah pemenang lomba.
“Hari ini, aduannya sudah kita terima,” ucap Dimas saat dikonfirmasi oleh awak media.
Berdasarkan flayer yang tersebar di media sosial, dalam event Semarak UMKM Bersatu Tuban digelar berbagai perlombaan, diantaranya, lomba mewarnai, K-POP competition, fashion carnival, poundfit, fashion competition serta wedding parade. (Ibn/Jun).
