TUBAN – Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kegiatan ini bertujuan mematangkan pemahaman dan kemampuan para pengurus dalam mengelola koperasi yang digelar di Gedung KSPKP Tuban.
Dari data yang dihimpun oleh Diskopumdag Bumi Ranggalawe, setidaknya ada 19 KDMP yang sudah beroperasi. Data itu tak sepenuhnya terdata pasti, beberapa diantara bahkan sudah beroperasi namun belum mengkonfirmasikan kepada pihak dinas pengampu.
Kepala Diskopumdag Tuban, Gunadi menyampaikan pelatihan tersebut dibagi menjadi enam angkatan dan telah dimulai sejak Senin (27/10/2025). Setiap angkatan mengikuti pembekalan selama tiga hari dengan total peserta mencapai ratusan koperasi.
“Pelatihan ini berlangsung dari 27 Oktober hingga 15 November 2025,” ungkap Gunadi setelah membuka acara pada Kamis (30/10/2025).
Dalam setiap angkatan, setidaknya dilakukan pelatihan dari 50 KDMP dimana masing-masing koperasi menurunkan dua anggotanya untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong para pengurus KDKMP untuk mulai menggerakkan koperasi di desanya, sekaligus membuka peluang usaha baru yang bisa dikembangkan secara mandiri.
“Nantinya KDMP juga diharapkan bisa mengelola potensi lokal, seperti pariwisata atau peternakan. Banyaklah bidang usaha yang bisa dijalankan oleh KDKMP ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, seorang peserta pelatihan dari salah satu KDMP di Kecamatan Soko, Sugianto, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut memberi banyak manfaat dalam memahami tata kelola koperasi sekaligus menumbuhkan ide usaha.
“Dari pelatihan ini kami jadi paham cara membangun koperasi dan rencananya KDKMP kami akan membuka usaha agen tabung gas LPG di desa,” pungkasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pengurus KDMP di Tuban semakin siap mengelola koperasi secara mandiri dan profesional. Semangat baru yang tumbuh dari para peserta diharapkan menjadi langkah awal bagi kebangkitan ekonomi desa melalui gerakan koperasi yang kuat dan berdaya saing di Bumi Ranggalawe. (Hus/Tgb).
