TUBAN – Setelah melakukan aksi di depan gedung Pemkab Tuban, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), melanjutkan unjuk rasa di DPRD setempat. Aksi kali ini mereka menyikapi kepemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Para mahasiswa tersebut menganggap, kebijakan pemerintah pusat tak sesuai dengan tujuan dan fungsinya, bahkan tidak berpihak kepada masyarakat. Hal itulah yang melatarbelakangi aksi yang dilakukan pada Rabu (26/2/2025).

Pada aksi di DPRD Tuban mereka meminta dipertemukan dengan Ketua DPRD Kabupaten Tuban, Sugiantoro, beserta semua Ketua Komisi. Namun, para mahasiswa itu hanya ditemui Wakil Ketua Komisi IV, Asep Nur Hidayatullah.

Karena hanya ditemui pimpinan komisi dari PKB itu, para peserta aksi memaksa masuk gedung DPRD. Mengetahui hal tersebut, Asep langsung berinisiatif menghubungi Ketua Dewan melalui panggilan video.

Hal tersebut kemudian meredam amarah para mahasiswa. Mereka dengan sabar menunggu panggilan video tersebut mendapatkan respon, sembari duduk, dan bersholawat bersama.

Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Tuban, Ahmad Waffa Amrillah, mengatakan, pihaknya berangkat ke DPRD dengan membawa isu nasional yang kaitannya dengan pemerintah pusat.

“Kami menuntut peninjauan ulang terhadap program makan bergizi gratis, pemangkasan anggaran untuk pendidikan dan kesehatan dan beberapa isu nasional yang saat ini ramai diperbincangkan,” terang Wafa.

Menanggapi hal itu Asep Nur Hidayatullah yang menemui para mahasiswa mengatakan, pihaknya sebagai penyambung lidah dari pemerintah pusat akan berupaya untuk menyampaikan aspirasi tersebut ke Jakarta. Namun untuk keputusan kedepannya, pihak pemerintah pusatlah yang berwenang.

“Jangan sampai apa yang dilakukan di pemerintah pusat berdampak di pemerintahan daerah, saya ingin menjamin bahwa anggaran kesehatan dan pendidikan jangan sampai ada efisiensi,” terangnya saat ditemui setelah menemui peserta aksi.

Asep menyampaikan, pimpinannya sedang menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Anggota DPRD Seluruh Indonesia. Sepertinya, Ketua Umum bersama dengan ketua-ketua komisi lainnya melakukan rapat tersebut untuk memilih Ketua Adkasi yang baru.

Sementara itu, Sugiantoro, saat di video call mengatakan, menyambut baik para masa peserta aksi. Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat.

“Terima kasih aspirasi dari adik-adik mahasiswa, kami akan sampaikan kepada pemerintah pusat,” pungkasnya. (Hus/Tgb).