TUBANSepanjang tahun 2024 Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Lestari Kabupaten Tuban, membukukan laba bersih Rp14.282.028.213 (Rp14,2 miliar). Raihan ini melampaui target yang dibidik sebelumnya sebesar Rp11.692.767.380.

Dengan capaian ini, Badan Usaha milik Pemkab Tuban itu berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp7.855.112.717. Angka ini dengan taksir 55 persen dari laba yang diterima perusahaan. 

Direktur PDAM Tirta Lestari Tuban, Slamet Riyadi menuturkan, pendapatan selama setahun itu lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, sebesar Rp13.608.544.335. 

“Ada kenaikan sebesar 4,7 persen dibanding tahun 2023,” tutur Slamet Riyadi ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/2/2025).

Kenaikan pendapatan tersebut dipengaruhi berbagai faktor. Diantaranya, pengendalian biaya operasional, dan bertambahnya jumlah pelanggan. 

“Jumlah sambungan baru ada 1.500, sekarang ini totalnya lebih dari 45.000 sambungan,” terangnya.

Slamet Riyadi menyampaikan terima kasih kepada para pelanggan, dan stakholder terkait atas saran serta kerjasamanya. Dukungan tersebut menjadikan, perusahaan plat merah yang dipimpinnya sejak 2018 itu bisa terus meningkatkan pelayanan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Kami juga berharap bisa terus memberikan kontribusi untuk kas daerah,” tandasnya. (Ibn/Tgb)