TUBAN — Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas padat Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di depan simpang tiga SMP 6 Tuban, Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden pada jam sibuk itu merenggut nyawa seorang pengendara motor di lokasi kejadian.
Kecelakaan melibatkan dump truck Hino bernopol AE-8840-NJ dan sepeda motor Honda Beat S-2704-FK. Korban, Harsono (60), warga Jalan Pattimura Gang Sopoyono No. 606, Kelurahan Baturetno, tewas seketika setelah mengalami luka fatal akibat benturan keras.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban IPTU Eko Sulistiono menjelaskan, dump truck yang dikemudikan Imam Taufiq Efendy (21), warga Desa Tahunan, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, melaju dari barat ke timur. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, truk mengambil lajur kanan.
Pada saat bersamaan, korban yang mengendarai Honda Beat melaju dari selatan ke utara dan hendak berbelok ke kiri ke arah barat. Manuver dump truck yang diduga kurang memperhitungkan situasi lalu lintas berujung tabrakan keras di bagian depan kedua kendaraan.
“Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban,” jelas IPTU Eko Sulistiono.
Dari hasil olah TKP awal, polisi menduga kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian serta konsentrasi pengemudi dump truck saat mendahului kendaraan di kawasan ramai aktivitas.
Petugas Polres Tuban segera mengamankan lokasi, menyita barang bukti berupa kendaraan, STNK, dan SIM, serta memeriksa sejumlah saksi. Kasus ini kini dalam penyidikan lebih lanjut untuk memastikan unsur kelalaian dalam insiden maut tersebut.
“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5 juta,” katanya.
Peristiwa tragis ini kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan di jalur padat perkotaan Tuban. Pengemudi kendaraan besar dituntut lebih disiplin dan bertanggung jawab, terutama saat melintas di kawasan sekolah dan permukiman. Kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung pada hilangnya nyawa. (Har/Tgb).
