TUBAN – Kisah tragis dialami oleh Kabul Raharjo, lansia berusia 75 tahun meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran pada Rabu, (14/1/2026) dini hari di dalam rumahnya di Dusun Panjunan, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.
Kakek yang sebelumnya dikenal sebagai kolektor barang antik ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di sebuah petak kamar rumahnya yang telah rata dengan tanah usai dilalap si jago merah yang bahkan tidak diketahui asal muasalnya.
Diva, keluarga korban tidak menyangka jika kakeknya meninggal dalam peristiwa kebakaran tragis itu. Ia justru menerima kabar bahwa rumah Kabul Raharjo terbakar dan langsung datang ke lokasi kejadian.
“Semalam saya menerima kabar rumah kakek terbakar dan langsung datang ke lokasi,” ujar Diva sembari menceritakan kisah hidup sang kakek, Rabu (14/1/2026) pagi.
Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak setelah melihat api yang membumbung tinggi hingga nyaris mencapai atap rumah dan melahap bangunan beserta isi rumah tersebut. Padahal suasana sekitar masih terbilang cukup dingin usai seharian dilanda hujan.
“Kakek itu tinggal sendiri. Saya juga semalam menemaninya sampai larut. Harusnya saya tidak pulang kalau tahu bakal ada kebakaran seperti ini,” terang Diva sambil menyeka air mata.
Menerima informasi adanya peristiwa kebakaran, Pemerintah Desa langsung menghubungi aparat kepolisian Polsek Palang dan dilanjutkan ke perugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Besarnya api membuat proses pemadam berjalan cukup lama. Setelah sekitar satu jam, api berhasil dijinakkan dan hanya menyisakan puing-puing hitam serta bau asap yang masih menyelimuti rumah sederhana tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Palang, AKP Wakhid Nurcahyo, menjelaskan jika kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan mengakibatkan seorang lansia meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.
“Korban memang tinggal sendiri di rumah saat insiden kebakaran itu. Saat ini telah dievakuasi di rumah sakit umum (RSUD dr Koesma Tuban,Red) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap AKP Wakhid Nurcahyo.
Rumah korban diketahui menyimpan sejumlah barang antik, seperti perabot lawas, meja kayu, hingga sepeda ontel tua. Seluruhnya hangus tak bersisa. Hingga kini, Tim Inafis Satreskrim Polres Tuban masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
“Kami belum mengetahui pasti penyebab kebakaran ini. Selain korban manusia, kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp500 juta,” pungkasnya. (Hus/Tgb).
