TUBAN, (Ronggo.id) – Meskipun pembangunan Taman Hutan Kota atau Taman Abhipraya Tuban belum sepenuhnya selesai, para pengunjung berbondong-bondong pergi bersama keluarganya mengunjungi taman tersebut. Namun sangat disayangkan banyak pengunjung yang kedapatan membuang sampahnya sembarangan lantaran minimnya fasilitas tong sampah disekitar taman.
Pantauan dari tim Ronggo.id, Taman yang belum sepenuhnya selesai pembangunannya tersebut diserbu oleh para pengunjung yang berasal dari seluruh kota maupun dari luar kota. Namun membludaknya pengunjung membuat tempat sampah dilokasi tersebut penuh dan tidak ada tempat sampah lain.
Salah satu pengunjung yang sekaligus mahasiswa salah satu kampus di Tuban bernama Sulaiman (20) mengeluhkan banyaknya sampah yang berserakan. Ia menyayangkan taman sebagus itu harus dipenuhi dengan sampah karena minimnya kesadaran masyarakat dan juga kurangnya fasilitas tong sampah disekitar tempat itu sehingga membuat taman tersebut tak indah untuk dipandang.
“Sangat disayangkan sekali taman sebagus ini harus dicemari dengan sampah dimana-mana, seharusnya masyarakat harus sadar akan kebersihan taman. Disini juga minim fasilitas tong sampah mungkin itu yang membuat masyarakat membuang sampahnya sembarangan,” terang Sulaiman saat ditemui di Taman Abhipraya pada Sabtu (30/11/2024).
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan mengatakan, untuk masalah sampah, pihaknya meminta kesadaran masyarakat karena Taman Abhipraya belum sepenuhnya selesai pembangunannya sehingga banyak fasilitas yang perlu ditambahkan.
“Kembali ke tingkat kesadaran masyarakat mas, Taman Abhipraya belum jadi 100%, Dinas PUPR masih melengkapi taman tersebut, selain sarana mainan anak-anak juga termasuk tempat sampah. Ini masih diproses oleh pihak pengelola,” terang Bambang Irawan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.
Bambang menambahkan, saat ini tempat sampah yang ada di Taman Abhipraya hanya sebatas tempat sampah besar yang dapat di dorong untuk dipindahkan. Pihaknya akan segera membuat fasilitas tempat sampah yang dapat memudahkan para pengunjung untuk membuang sampahnya.
“Sementara ini memang masih menggunakan tempat sampah besar keliling Abhipraya. Diharapkan nanti sarana tempat sampahnya dapat segera mencukupi dan memadai untuk memudahkan pengunjung agar tidak sembarangan membuang sampah. Sambil pihak pengelola juga akan terus mengkampanyekan dan mengedukasi pengunjung untuk jaga kebersihan dan buang sampah pada tempatnya,” terangnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Bambang menghimbau kepada para pengunjung untuk ikut serta berkontribusi untuk menjga kebersihan taman yang pembangunannya belum sepenuhnya selesai. Ia juga menghimbau masyarakat untuk menjaga keamanan sarana dan prasarana yang ada.
“Saya berharap para pengunjung ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarang di semua lokasi wisata di tuban dan ikut menjaga keamanan sarana dan prasarana yang ada,” pungkasnya.
Tak hanya disorot dengan banyaknya sampah saja, tetapi masyarakat juga banyak yang mengadukan atas banyaknya bohlam lampu yang sebelumnya terpasang di taman tersebut menghilang dari tempatnya.
