, (Ronggo.id) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban membenarkan adanya komplain soal surat suara pasangan calon presiden-calon wakil presiden Pemilu 2024 di TPS 8 di Desa Banjarjo, Kecamatan Bancar, yang diduga sudah tercoblos.

“Memang ada yang komplain ke KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Katanya sudah dicoblos gitu kan,” ujar Ketua , Fathul Ihsan, Rabu (14/2/2024).

Namun setelah itu, kata Fathul, petugas KPPS langsung mengganti surat suara tersebut dengan surat suara yang baru, tentunya melalui mekanisme yang berlaku.

“Surat suara itu sudah diganti oleh KPPS, dan yang bersangkutan juga sudah menggunakan hak pilihnya dengan surat suara pengganti,” katanya.

Fathul menyatakan masih menunggu hasil penyelidikan dari Bawaslu maupun KPU terkait kebenaran surat suara yang disebut sudah tercoblos. Dia membeberkan, usai kejadian tersebut, petugas KPPS langsung melakukan pengecekan surat suara yang masih tersisa.

“Dicek semuanya tidak ada satupun yang sudah tercoblos. Sehingga kita tunggu saja terkait kebenaran apakah sudah tercoblos atau memang itu rusak atau bagaimana,” ungkapnya.

Menurut Fathul, setelah surat diterima, semestinya yang bersangkutan membuka lalu memeriksa untuk memastikan kondisi surat suara, jika rusak ataupun tidak layak agar segera minta ganti.

“Kalau memang keadaan surat suaranya rusak, atau ada coblosan, atau kategori tak layak dia bisa meminta ganti,” tuturnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS