TUBAN – Nasib nahas menimpa Adi Imam Fatoni (34), seorang pekerja di kawasan PT Semen Indonesia Persero Tbk (SIG) Pabrik Tuban. Pria asal Desa Margorejo, Kecamatan Kerek ini tewas seketika setelah sepeda motornya dihantam mobil pickup yang hilang kendali gara-gara menghindari seekor kucing, Selasa (21/04/2026) sore.
Insiden maut ini terjadi di jalan poros Merakurak – Kerek, tepatnya di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban yang mengendarai Yamaha Vega tanpa plat nomor baru saja keluar dari area pabrik usai mengais rezeki.
Menurut keterangan warga di lokasi, Ilham, petaka bermula saat sebuah mobil pickup bernopol S 8113 HB yang dikemudikan Choirul Anwar (28) melaju kencang dari arah barat. Sesampainya di lokasi yang berkontur tikungan, seekor kucing tiba-tiba melintas.
“Pickup-nya kencang. Sopirnya kaget ada kucing terus banting setir ke kanan sampai lepas kendali dan langsung menabrak korban yang datang dari arah berlawanan,” ungkap Ilham kepada Ronggo.id.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyo menjelaskan bahwa saat kejadian, mobil pickup masuk ke jalur kanan di area jalan yang menikung. Nahas, pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan (timur ke barat), muncul sepeda motor Yamaha Vega tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan-samping tidak dapat terhindarkan. Benturan keras tersebut membuat pengendara motor, Adi Imam Fatoni, mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
“Kini jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk penanganan lebih lanjut,” jelas IPTU Eko.
Terpisah, Senior Manager Corporate Communication and CSR PT SIG Tuban, Dharma Sunyata, terkesan enggan berkomentar banyak mengenai insiden yang menimpa pekerja di lingkungannya tersebut. Saat dikonfirmasi, ia justru melempar tanggung jawab kepada pihak ketiga.
“Langsung ke vendor yang menaungi korban,” ujarnya singkat tanpa memberikan penjelasan tambahan terkait hak-hak korban maupun keselamatan kerja di area tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, barang bukti kendaraan telah diamankan pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut. (Hus/Tgb).
