Minim Penerangan Saat Malam, Jalur Menuju Grabagan Tuban Bikin Pengendara Ketar Ketir

- Mei 23, 2022 | 6:26 am
Terlihat Gapura masuk wilayah Grabagan perbatasan Kecamatan Semanding yang dalam kondisi gelap gulita, (Foto: Istimewa).

TUBAN – Sarana Prasarana Publik di Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban terus disorot warga, selain beberapa jalan yang rusak tak kunjung diperbaiki, terbaru Masyarakat setempat juga mengeluhkan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kurangnya PJU disepanjang jalan poros Grabagan menuju kecamatan Rengel, maupun dari arah sebaliknya membuat sejumlah pengguna jalan ketar-ketir saat berkendara dimalam hari. Misalnya yang disampaikan Astutik (31) warga Desa Grabagan.

Perempuan berkaca mata itu menyebut, PJU hanya terpasang di dekat permukiman warga atau dikeramaian. Sedangkan jalan disekitar hutan hingga saat ini sama sekali belum pernah tersentuh.

“Tentu kondisinya gelap gulita, karena tidak ada lampu jalan, meskipun sudah terbiasa lewat situ, tapi masih sering was-was saat naik motor sendirian,” katanya kepada Ronggo.id, Jumat (20/4/2022).

Pengguna jalan lainya, Taufik (32) mengaku harus ekstra waspada ketika melintas, apalagi ketika menginjak jam 9 malam keatas, selain sepi tidak adanya lampu penerangan menjadikan jarak pandang sedikit terbatas.

“Memang kudu hati-hati, terutama bagi mereka yang belum terlalu menguasai medan, sebab ada beberapa belokan, kanan kiri jalan juga penuh dengan pohon jati,” ucapnya.

Masih kata Taufik, bukan saja rawan kecelakaan, kondisi jalan yang gelap juga dapat memicu terjadinya tindak kejahatan. untuk itu ia berharap pihak berwenang segera memasang lampu jalan, sehingga masyarakat bisa lebih tenang dalam berkendara.

“Semoga segera ada perhatian dari pihak terkait, karena masyarakat butuh jalan yang terang, apalagi jalan tersebut merupakan akses utama,” pintanya.

Minimnya PJU, menurut Kapolsek Grabagan, IPTU Darwanto, menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan serta aksi kriminalitas.

Bahkan, Dia menyebut jika mayoritas kecelakaan lalu lintas maupun aksi kejahatan yang menyasar kendaraan atau pengguna jalan terjadi saat malam hari akibat jalur yang minimnya penerangan.

“PJU dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, sekaligus mengantisipasi terjadinya tindakan kejahatan,” terang Kapolsek Grabagan.

Sementara itu, ketika disinggung terkait minimnya PJU diwilayahnya, Camat Grabagan, Joko Supriyanto mengatakan, ada beberapa lokasi yang akan segera dilakukan pemasangan PJU.

“Untuk PJU perbatasan Grabagan – Rengel ada pengadaan di tahun ini, dan sekarang masih tahap lelang,”. ungkap Joko Suprianto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Sebaliknya, meski sudah diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), namun Mantan Sekcam Parengan tersebut belum bisa memastikan kapan pengadaan PJU di Gapura perbatasan Kecamatan Grabagan – Semanding terealisasi.

“Sedangkan pintu masuk Gapura Grabagan dari arah Semanding bisa saja nunggu PAPBD atau tahun 2023,” pungkasnya. (Ibn/Jun).

Topik

Berita Terkait :

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS