TUBAN – Penemuan sesosok mayat wanita lanjut usia (lansia) yang mengapung di Sungai Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, menggemparkan warga pada Rabu (11/02/2026) sore. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tertutup karung plastik, sehingga memicu spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.

Jasat lansia tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 16.00 WIB oleh warga yang sedang mencari rumput di ladangnya yang tak jauh dari lokasi. Penemuan itu dengan cepat menyebar dan mengundang kerumunan warga yang penasaran di tempat kejadian perkara (TKP).

Saksi mata, Siti Kaulah (90), menuturkan bahwa dirinya dipanggil rekannya, Karsam, setelah melihat benda mencurigakan mengapung di sungai. Saat diperiksa, keduanya mendapati bahwa benda tersebut adalah jasad manusia.

“Saya sedang bersih-bersih di ladang, lalu dipanggil Pak Karsam. Katanya ada mayat tertutup karung plastik. Setelah dicek ternyata benar. Kami langsung melapor ke Pak RT dan warga,” ujarnya.

Laporan warga segera diteruskan ke perangkat desa dan Mapolsek Semanding. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan mensterilkan area untuk mencegah gangguan pada proses penyelidikan.

Kapolsek Semanding, AKP M. Lukman Hadi, membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari kepala desa dan langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tuban untuk proses evakuasi.

“Sekira pukul 16.00 WIB kami menerima laporan adanya jasad mengapung di Sungai Jadi. Anggota langsung ke TKP dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk evakuasi serta penyelidikan awal,” tegasnya.

Di tengah kejadian itu, beredar dugaan kuat di kalangan warga bahwa korban merupakan seorang lansia berinisial S, warga setempat yang dilaporkan hilang selama dua hari terakhir. Dugaan tersebut muncul setelah beberapa warga mengaku mengenali pakaian yang dikenakan korban.

Meski demikian, polisi menegaskan identitas korban belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan medis resmi keluar. Jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian.

Pihak kepolisian memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur lain di balik kematian korban yang membuat warga Desa Jadi kini diliputi rasa waswas. (Har/Tgb).