TUBAN – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky dorong pengoptimalan fungsi Waduk Jabung Ring Dyke yang terletak di Desa Mlangi, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Hal itu bertujuan agar luapan sungai Bengawan Solo tak menggenangi permukiman dan sawah warga.
Bupati muda itu menyampaikan hal tersebut saat rapat koordinasi yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Plumpang. Adapun rapat itu dihadiri oleh Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, Sekretaris Daerah Tuban, Budi Wiyana, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta para Camat dari wilayah yang terdampak, seperti Kecamatan Widang, Plumpang, Rengel dan Soko.
Keempat wilayah tersebut sering dilanda banjir karena luapan sungai dengan panjang kurang lebih 600 kilometer tersebut. Tak hanya itu, kiriman air dari dari wilayah dataran tinggi di sekitar empat kecamatan yang terdampak itu juga berpengaruh.
Seringnya banjir yang melanda daerah itu, membuat Pemkab Tuban harus menyusun langkah yang tepat. Salah satunya dengan mengoptimalkan Waduk yang di gadang-gadang dapat menampung air hingga 30,4 juta liter air itu. Hal tersebut dinilai mampu mengurangi debit air yang menggenangi permukiman serta sawah milik warga.
“Selain itu, upaya lain seperti pengerukan sedimen sungai (avour) yang telah mengalami pendangkalan juga perlu dilakukan agar air tak meluap saat debit air naik,” kata Lindra saat dikonfirmasi, Senin (19/5/2025).
Lindra menyebut penanganan banjir bukanlah hal yang pertama kalinya, melainkan setiap tahun rutin dilakukan. Bukan hanya sebagai upaya berkelanjutan tetapi juga sebagai langkah pencegahan yang efektif.
Untuk tahun ini saja, Pemkab Tuban akan memanfaatkan anggaran Perubahan Anggaran Perencanaan Belanja Daerah (P-APBD) 2025 sebagai respon cepat. Tujuannya, untuk menekan dampak banjir yang ditimbulkan.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, serta perum perhutani untuk mendorong penghijauan disekitar wilayah, khususnya di dataran tinggi,” tambah Lindra.
Bupati lajang ini mengungkapkan dengan adanya kerjasama yang baik di semua sektor, diharapkan penanganan banjir dapat berjalan lebih optimal lagi. Dengan berkurangnya dampak banjir, nantinya dampak mengurangi resiko yang tidak diinginkan untuk kedepannya. (Hus/Tgb).
