TUBAN – Pemerintah Kabupaten Tuban terus melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19, salah satunya dengan gencar menggelar vaksinasi kepada masyarakat.
Seperti yang terlihat di Terminal Wisata Makam Sunan Bonang, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan /Kabupaten Tuban ini. Ratusan abang becak dan puluhan pedagang kaki lima yang berada dilingkungan sekitar. Tak sedikit pula masyarakat umum yang juga turut antre mengikuti vaksinasi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, Gunadi mengatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan kerjasama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tuban dan Kelurahan Kebonsari serta Kelurahan Kutorejo.
“Sebenarnya target vaksinasi ini adalah para abang becak dan pedagang Terminal Wisata Bonang,” ujar Gunadi saat dikonfirmasi ronggo.id, Sabtu (23/10/2021).
Ia menjelaskan, jika pelaksanaan vaksinasi ini memang diperutukan kepada abang becak dan pedagang di Terminal Wisata Makam Sunan Bonang. Sebab, mereka (abang becak,Red) cenderung kurang merespon dengan program vaksinasi yang berlangsung di lokasi-lokasi yang telah sebelumnya ditentukan oleh pemerintah.
“Untuk menarik minat abang becak, vaksinasi ini kita lakukan ditempat ini. Selain memudahkan mereka, juga jemput bola supaya mereka tidak kejauhan dan agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan vaksin, dan mereka tetap bisa melanjutkan pekerjaannya,” jelasnya.
Gunadi menargetkan seluruh komunitas becak dan pedagang sudah tervaksin dosis 1 dan dosis 2. Sehingga ke depan di terminal wisata kebonsari bisa diterapkan aplikasi peduli lindungi.
“Targetnya seluruhnya ya tervaksin. Jadi nanti bisa segera diterapkan syarat aplikasi peduli lindungi di kawasan wisata Sunan Bonang,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Tuban, Lusiana menambahkan jika vaksinasi hari ini menyasar masyarakat umum, khususnya bagi warga Kelurahan Kebonsari, Kutorejo dan komunitas becak maupun pedagang di terminal wisata.
Sedangkan dalam pelaksanaan vaksinasi ini, pihaknya menyediakan sebanyak 300 dosis vaksin jenis Sinovac dan AstraZaneca. Karena antusias masyarakat yang masih tinggi, Lusiana juga menyediakan 100 dosis vaksin sebagai stok tambahan.
“Alhamdulillah banyak yang antusias. Dan kita juga terus memantau agar Prokes tetap dilaksanakan dengan ketat. Kalau nanti kurang, masih ada 100 dosis lagi dari Puskesmas Kebonsari,” pungkasnya.
