TUBAN — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Kayen, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, menuai keluhan dari sejumlah orang tua murid. Mereka menilai menu makanan yang disajikan kepada siswa tidak memenuhi harapan kualitas gizi dan terkesan disiapkan secara asal-asalan.
Keluhan tersebut mulanya beredar di kalangan wali murid, sebelum kemudian meluas dan menjadi perbincangan di media sosial, khususnya melalui unggahan status dan percakapan di aplikasi pesan singkat. Para orang tua mempertanyakan kesesuaian menu dengan tujuan utama program MBG, yakni mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
Salah seorang wali murid, Yanto, mengaku kecewa terhadap kualitas makanan yang diterima anaknya. Menurut dia, menu yang disajikan kerap tidak dikonsumsi oleh anak karena dinilai kurang layak.
“Anak saya sering tidak dimakan. Kami berharap ini program bergizi, tapi yang terjadi justru sebaliknya,” ujar Yanto, Kamis (12/2/2026).
Selain kualitas makanan, Yanto juga menyoroti proses rekrutmen tenaga kerja dalam pelaksanaan program MBG. Ia menilai mekanisme perekrutan tidak disampaikan secara terbuka kepada publik, sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan wali murid terkait pengelolaan program tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala SPPG Kayen Bancar, Bayu, membenarkan adanya keluhan dari orang tua murid. Ia menyatakan persoalan tersebut terjadi pada tahap pemorsian makanan.
“Ya, itu kelalaian di bagian pemorsian dan sudah saya tegur. Ke depan akan kami perbaiki agar tidak terulang,” kata Bayu.
Polemik tersebut juga mendapat perhatian aparat kewilayahan. Danramil 0811/12 Bancar, Kapten Arm A. Ghofar, menyampaikan bahwa persoalan telah dimediasi dan akan ditindaklanjuti dengan pengecekan pelaksanaan di lapangan.
“Alhamdulillah sudah dimediasi. Kami akan cek kembali pelaksanaannya,” ujarnya singkat.
Para orang tua murid berharap evaluasi menyeluruh segera dilakukan, baik dari sisi kualitas menu maupun tata kelola program. Mereka menilai pengawasan yang lebih ketat diperlukan agar program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak. (Har/Tgb).
