TUBAN – Jajaran Satlantas Polres Tuban berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) selama musim mudik lebaran 2025, di wilayah kerjanya hingga 45,8 persen dibanding tahun lalu. Operasi Ketupat yang digelar 23 Maret hingga 4 April 2025, tampaknya berdampak pada menurunnya angka Laka Lantas tersebut.

Satlantas Tuban mencatat, musim mudik lebaran tahun ini sebanyak 13 kasus, dibanding tahun 2024 dengan angka 24 kasus. Peristiwanya melibatkan 18 kendaraan roda dua, dan tujuh roda empat.

Selain itu, jumlah korban juga turun signifikan. Pada arus mudik tahun 2024 jumlah korban luka ringan akibat kecelakaan berjumlah 33 orang, dan luka berat sebanyak 4 orang. Di tahun 2025 ini, jumlah luka ringan tercatat 18 orang, dan nihil luka berat.

“Dalam perkembangannya dua orang yang awalnya menderita luka ringan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” ungkap Kanit Penegakkan Hukum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyono, Jumat (4/04/2025).

Menurut Eko, berkurangnya insiden kecelakaan ini tak lepas dari sinergitas antarstakeholder terkait dalam upaya menyiapkan, dan memastikan kelancaran arus mudik lebaran. Faktor yang paling utama, karena masyarakat semakin tertib dalam berkendara.

Walaupun trend kecelakaan turun, Eko tak henti-hentinya mengingatkan kepada para pemudik yang hendak balik ke tanah perantauan agar lebih meningkatkan kewaspdaan. Terlebih memasuki puncak arus balik yang tentunya situasi arus lalu lintas kian padat.

“Jika merasa capek, segera istirahat di pos pelayanan maupun rest area yang tersedia,” pungkasnya. (Ibn/Tgb).