TUBAN – Suara bising knalpot brong yang kerap memecah keheningan malam di jalanan Tuban akhirnya diamankan petugas. Sebanyak 66 unit motor yang tidak sesuai standarnya berhasil dijaring Satlantas Polres Tuban dalam operasi hunting system yang dilakukan pada Sabtu (9/5/2026) malam.
Operasi hunting system ini sendiri merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan oleh petugas-petugas Satlantas Polres Bumi Wali yang bertujuan untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kini kian meresahkan warga.
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tuban, IPDA Rizky Dwi Prasetyo menyatakan bahwa penindakan ini merupakan respon atas keluhan masyarakat terkait kebisingan dan potensi gangguan ketertiban di jalan raya.
“Untuk kendaraan yang terjaring, akan ditahan sesuai dengan masa sidang yang telah ditentukan,” kata IPDA Rizky saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).
Pihaknya menekankan agar para pemilik kendaraan tidak memodifikasi knalpot yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan. Menurutnya, suara bising yang dihasilkan sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.
“Ke depan, kami berencana akan melakukan razia rutin untuk terus mengurangi jumlah pengguna knalpot brong di Tuban. Kami ingin memastikan jalan raya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi siapa saja,” imbuhnya.
Selain fokus pada knalpot, IPDA Rizky juga mengingatkan para pemilik kendaraan untuk selalu melengkapi surat-surat berkendara dan mengembalikan kondisi fisik motor sesuai dengan spesifikasi awalnya sebelum diambil kembali.
“Pemilik kendaraan wajib melengkapi surat-suratnya dan mengembalikan spesifikasi awal kendaraannya. Mari kita tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat Tuban secara umum, khususnya kepada para orang tua, agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya. Sebab, peran keluarga dinilai sangat vital dalam membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak dini sekaligus memutus rantai budaya balap liar di Bumi Wali.
Dengan adanya langkah tegas ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan jalan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kebisingan di kota dengan 20 kecamatan ini. (Hus/Tgb).
