– Satlantas menggelar Rapat Koordinasi Forum LLAJ bersama Satsabhara, Jajaran Polsek dan Koramil se Kabupaten Tuban, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) serta Camat dan Kepala Desa yang memiliki wilayah rawan aksi balap liar di wilayah Kabupaten Tuban.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sanika Satyawada Mapolres Tuban ini menegaskan bahwa, penanganan balap liar di wilayah Kabupaten Tuban, termasuk di Jalan Sukarno Hatta beberapa waktu lalu viral di media sosial bukan hanya tugas Polisi, namun juga dan Perhubungan (DLHP), , serta instansi terkait, Rabu (26/1/2022).

Kasat Lantas Polres Tuban, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai wujud sinergitas semua forum LLAJ yang ada di Tuban, dimana yang dibahas selain kemacetan juga terkait dengan maraknya aksi balap liar yang dinilai meresahkan.

“Ini kami sengaja mengundang para pihak yang memiliki kewenangan terkait keamanan dan ketertiban jalan, yaitu Forum LLAJ, Satpol-PP, Polsek, Camat serta Kepala Desa, dimana dalam mengatasi aksi balap liar bukan hanya tanggung jawab Satlantas, tapi juga para pemangku kebijakan,” ungkap AKP Arum Inambala kepada

Problem Balap Liar di Tuban yang Dinilai Resahkan Warga, Satlantas Koordinasikan ke Forum LLAJ
Kepala DLHP Tuban, Bambang Irawan bersama Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Arum Inambala saat menerangkan hasil rakor Forum LLAJ

Berbagai upaya telah dilakukan oleh aparat Kepolisian Polres Tuban dalam mengatasi problem balap liar ini, namun hal itu masih belum bisa maksimal dan belum membuat para pelaku jera. Maka itu, sinergitas dari seluruh pihak sangat diperlukan.

“Kami sudah memberikan sosialisasi, penindakan, hingga member mereka sanksi berupa tilang, namun hal itu tidak serta merta membuat mereka jera, dan balap liar masih terus terjadi,” terangnya.

Sebagai langkah kongret dalam mengantisipasi aksi balapan tersebut, Satlantas menghadirkan semua pihak untuk berdiskusi guna meramu tindakan-tindakan yang tepat dalam membuat para pelaku balap liar ini tidak lagi menggelar aksi.

“Tadi sudah ada beberapa poin untuk mengantisipasi aksi balap liar itu. Semoga dengan adanya diskusi bersama semua pihak ini menghasilkan hasil yang nantinya dapat membuat Tuban makin kondusif,” ujar AKP Arum.

Ditempat yang sama, Kepala DLHP Tuban, Bambang Irawan menyebutkan, jika dalam hasil rapat tersebut, ada beberapa rencana untuk menghentikan aksi balap liar. Diantaranya ialah dengan mengaktifkan kembali pos jaga yang ada di jalan Sukarno Hatta selama 24 jam, pemasangan CCTV.

Problem Balap Liar di Tuban yang Dinilai Resahkan Warga, Satlantas Koordinasikan ke Forum LLAJ
Para pelaku balap liar yang pada malam tahun baru 2022 lalu ditertibkan petugas

“Untuk mengurangi balap liar, kami akan memasang CCTV di jalan Sukarno Hatta dan Ringroad. Mudah-mudahan bulan depan sudah bisa terpasang, sehingga kita bisa memantau dari Comman Center Polres Tuban,” katanya.

Tidak hanya itu, 4 titik speedtrab yang saat ini sudah dipasang disepanjang jalan Sukarno Hatta akan ditambah dan dipertebal. Yang sebelumnya jarak pertitik 100 meter akan diperpendek menjadi 50 meter.

“Kalau speedtrab ini jaraknya dekat, para pelaku balap liar pasti akan berfikir ulang saat akan melakukan balapan, karena banyak hambatan dijalan,” ujar Bambang.

Disinggung terkait penindakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Satlantas Polres Tuban. Kedepan, ia berharap akan terus berkolaborasi dengan para pihak untuk melakukan pencegahan dan penindakan terhadap aksi balap liar tersebut.

“Balap liar ini tidak hanya menyusahkan petugas, tapi juga diri sendiri dan orang tua. Semoga setelah dilakukan upaya ini tidak ada lagi balap liar,” pungkasnya.

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS