Iklan Idul Fitri Polres Tuban

Ustadz dalam kesempatannya mengingatkan tentang kekuatan doa dan Asmaul Husna yang harusnya menjadi pegangan umat islam, supaya dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi saat ini.

Saat ini media menyatakan bahwa jumlah orang miskin di dunia mayoritas ditemukan dari negara – negara dengan sebagian besar penduduknya beragama islam. Miskinnya umat islam juga tergambar dari daftar orang terkaya di dunia yang marak dibuat media.

Maka dari itu, Ustadz Yusuf Mansyur tegaskan, “Umat islam harus kaya.”

Terdapat hadits yang menyatakan bahwa, orang – orang fakir kaum muslimin akan memasuki surga sebelum orang – orang kaya (dari kalangan kaumn muslimin) selama setengah hari, yaitu lima ratus tahun (H.R Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Maksud dari hadist tersebut adalah dikarenakan banyaknya harta orang kaya yang perlu dipertanggung jawabkan di akhirat sehingga memerlukan waktu yang lama untuk masuk ke syurga.

Iklan Idul Fitri Fraksi Partai Golkar Tuban

Namun, hadits tersebut hendaknya tidak dijadikan pegangan supaya tidak perlu mengejar kekayaan dunia. Sebab di hadits lain mengatakan Rasululah Saw bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah SWT daripada mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan.” (H.R Muslim)

Kuat di sini dimaknai dari segi keyakinan, perkataan dan perbuatan yang semuanya harus dilakukan dengan sebaik – baiknya.

Salah satu cara untuk menjadi mukmin yang kuat yaitu dengan menjadi kaya hati, harta, dan ilmu. Kaya dunia bukan diletakkan di hati tetapi di tangan karena dunia hanyalah tempat senda gurau, karena hanya di akhiratlah tempat yang terbaik. (Q.S Al – An'am :32)

Berikut beberapa alasan menurut Ustadz Yusuf Mansyur mengapa umat islam itu harus menjadi mukmin yang kuat :

  1. Untuk menjalankan rukun islam yang sempurna karena muslim yang kaya dapat mengeluarkan zakat, sedekah, wakaf, berhaji, dan ibadah lainnya.
  2. Agar dapat menempuh pendidikan yang lebih baik, sehingga selain kaya harta, mereka juga kaya ilmu. (Q.S Al – Mujadalah : 11)
  3. Supaya mampu memberikan hartanya di jalan Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah Saw. (Q.S Al – Baqarah : 261)
  4. Agar bisa memilih makanan dan pendapatan yang halal lagi thoyib. (Q.S Al – Baqarah : 168)
  5. Bisa memberikan nafkah yang layak untuk istri dan anak – anaknya. (Q.S An – Nisa : 34)
  6. Supaya bisa memberikan harta waris yang layak untuk keluarganya (H.R Bukhari)
  7. Agar dapat mendominasi ekonomi Indonesia bahkan dunia, sehingga dapat menjalankan sistem ekonomi tanpa riba. (Q.S Al – Baqarah : 275)
  8. Supaya dapat duduk di tempat yang stategis membuat keputusan sesuai dengan ajaran islam, yang sesungguhnya merupakan rahmat bagi seluruh alam. (Q.S Al – Anbiya : 107)
Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS
Iklan Idul Fitri Semen DYNAMIX SBI