Tumpukan Sampah di Pantai Utara Tuban, Bupati: Tungku Pembakar Jadi Solusi

Tumpukan Sampah di Pantai Utara Tuban, Bupati: Tungku Pembakar Jadi Solusi

TUBAN – Bupati Tuban bersama TNI/Polri, melakukan kunjungan sekaligus meninjau permasalahan sampah yang ada di sepanjang Pantai Utara, Desa Pabeyan, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Minggu (05/09/2021). 

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, permasalahan sampah menjadikan pekerjaan rumah tersendiri bagi pemerintah dan seolah tidak ada habisnya. Adanya trobosan tungku pembakar sampah yang digagas oleh TNI bersama komunitas serta relawan merupakan solusi dari permasalahan ini. 

“Ini luar biasa. Adanya tungku pembakar sampah ini mampu menyerap satu ton sampah hanya dalam waktu tiga jam dan abunya bisa digunakan pupuk organik,” ujar Bupati Lindra. 

Bacaan Lainnya

Dengan adanya tungku pembakar sampah ini, selain dapat digunakan sebagai solusi untuk menjaga lingkungan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Warga yang berada di lingkungan sekitar atau desa sebelah juga dapat turut serta menggunakan tungku ini melalui koordinasi dengan pemerintah setempat. 

Melalui trobosan ini, Pemkab Tuban juga bakal menyediakan kontainer hingga sudut pedesaan untuk mengangkut sampah hingga ke bibir pantai melalui Perubahan Anggaran Belanja Daerah (P-APBD) 2021. Selanjutnya, dengan adanya kolaborasi tersebut, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk membuang sampah di laut. 

“Pada tahun 2021, Pemkab sudah menyediakan kontainer atau bak sampah sekitar 100 titik serta tempat pembuangan akhir sampah. Kita juga berencana sampah di TPA Semanding akan dikelola dan dijadikan bahan bakar untuk industri,” jelas mas Bupati. 

Kendati telah 3 bulan menjabat sebagai Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky belum memiliki data terkait pendangkalan sungai akibat sampah. Akan tetapi, dirinya dalam waktu dekat akan segera mengkaji persoalan sampah bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. 

“Saat ini saya belum pegang data sungai yang dangkal akibat sampah. InsyaAllah akan segera kita kaji, sebab ini untuk kepentingan orang banyak, termasuk di wilayah Tambakboyo,” pungkasnya. 

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS

Pos terkait