TUBAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat ada 414 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Tuban, (08/01). Ini menjadikan Tuban menduduki angka tertinggi kasus terpapar Covid-19 di Jawa Timur.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tuban Saiful Hadi, membenarkan akan hal tersebut.

“Iya Betul, memang tertingginya itu kita sebetulnya Kabupaten lainnya juga tinggi. Di Daerah lain kan setiap masuk tidak dilakukan swab sehingga diagnosanya portable, tidak masuk hitungan. Di kita setiap masuk kita swab dan confirm, itu yang menjadikan tertinggi,” kata Saiful Hadi saat dikonfirmasi ronggo.id, Senin, (11/01/2021).

Dia juga menambahkan bahwa di Tuban setiap pasien masuk harus dilakukan swab untuk memberi kejelasan kepada keluarga. Hasil swab tersebutlah untuk menyakinkan bahwa pasien tidak di Covidkan tetapi memang hasilnya postif.

“Jujur kalau data semua dibuka semua kasus di Kabupaten lain sama. Indikatornya kan rumah sakit semua penuh,” tambahnya.

Masih menurutnya, bahwa tuban sendiri paling aktif dalam melakukan tracing swab di bandingkan yang lain. Itu yang berdampak pada tingginya Kasus Covid-19.

“Kita sangat terbuka, kita tracing betul. Kita pernah sampai 370 swab dalam waktu satu hari,”pungkasnya.

Data yang dihimpun dari tim Satgas Gugus Tugas Tuban, peta sebaran Covid-19 per tanggal 10 Januari 2021, jumlah pasien terkonfirmasi sebanyak 2128. Masing-masing, sembuh 1534 orang, pasien dirawat 375 orang, dan pasien meninggal sebanyak 219.