TUBAN – Tak perlu resah dan khawatir soal menu berbuka puasa dan sahur selama Ramadan. Masjid Al-Mubarok yang terletak di Jalan Mastrip, Kelurahan Sidorejo, Kabupaten Tuban, Kecamatan Tuban mengadakan acara buka puasa dan sahur bersama dengan cara prasmanan.
Saat adzan maghrib berkumandang, biasanya para jamaah berbondong-bondong datang untuk menikmati hidangan berbuka yang sudah disediakan oleh takmir masjid. Dengan variasi menu setiap hari berbeda, membuat para jamaah menikmati berbuka disana.
Tak hanya itu, ketika menjelang sahur pun masjid tersebut juga mengadakan sahur bersama dengan metode serupa. Namun, jamaah yang datang tak sebanyak saat berbuka.
Jamaah masjid yang juga merupakan warga sekitar, Nur, mengatakan, jika buka bersama di masjid tersebut memang biasanya mengambil sendiri. Adapun menu yang disediakan biasanya berbeda setiap harinya.
“Kadang saya berbuka disini kalau di rumah tidak ada takjil, Mas, tapi ya kadang-kadang nggak sering,” ungkapnya setelah menyantap takjil yang disediakan.
Pengunjung masjid lain, Rifai, juga merasa terbantu dengan adanya kegiatan buka bersama yang diadakan masjid tersebut. Sepulang kerja tak sempat pulang, ia biasa mampir ke masjid untuk berbuka puasa bersama jamaah lain.
“Terbantu sekali, Mas, harapannya kegiatan seperti ini ya bisa dilakukan rutin setiap bulan Ramadan, soalnya juga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan juga,” ucapnya.
Ketua Takmir Masjid Al-Mubarok, Ramsono, mengatakan, kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan mulai tahun 2019. Dengan slogan dari jamaah untuk jamaah, program tersebut tak pernah putus setiap tahunnya.
“Memang sudah jadi program tahunan Masjid Al-Mubarok mengadakan buka bersama dan sahur bersama setiap tahunnya,” jelas Ramsono saat ditemui di lokasi masjid, Jumat (14/3/2025).
Ramsono menambahkan, setiap harinya setidaknya kurang lebih 300 hingga 350 porsi siap saji untuk berbuka di masjid yang terletak di belakang Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Tuban. Untuk sahurnya ini kurang maksimal biasanya hanya sekitar 50-an orang saja.
Gus Ram, begitu diantara jamaah masjid akrab menyapanya, menjelaskan, setiap harinya anggaran yang dihabiskan untuk mengadakan kegiatan tersebut bisa mencapai hingga dua sampai tiga juta rupiah. Tergantung dengan variasi menu yang disediakan.
“Untuk menu biasanya kami fokuskan kepada makanan-makanan yang bergizi seperti daging sapi maupun ayam,” tambahnya.
Pada Masjid Al-Mubarok sendiri, selain kegiatan buka dan sahur bersama secara prasmanan gratis, juga terdapat kegiatan lain yang bermanfaat. Diantaranya seperti, kajian rutin setelah maghrib, kegiatan TPQ yang bekerja sama dengan sekolah-sekolah terdekat, serta santunan kepada anak yatim.
“Harapannya dengan adanya kegiatan ini para jamaah yang dulunya tidak kenal bisa kenal, bisa rukun dan menjalin silaturahmi yang kuat, karena ingat semakin solid jamaahnya mencerminkan masjid tersebut semakin makmur,” pungkas Ramsono. (Hus/Tgb).
