, (Ronggo.id) – Pelajar SMP di Kabupaten Tuban tewas bersimbah darah usai terlindas mobil Daihatsu Taft atau jip yang dikemudian oleh salah seorang pegawai perusahaan semen, Senin (11/12/2023) sekitar pukul 12.45 Wib.

Lokasi kejadian di Jalan Penghubung Kerek – Montong, tepatnya di Desa Hargoretno, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Semula, korban bernama Reyhan (13) asal Desa  Montongsekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban itu dibonceng oleh rekannya, Gabriel Ozora (13) asal Desa Sumurgung, Kecamatan Montong menggunakan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-4241-GK.

“Sepeda motor Honda Vario ini melaju dari arah utara ke selatan,” ungkap Kanit Penegakkan Hukum Satlantas , IPDA Eko Sulistyono.

Sesampainya di lokasi kejadian, Gabriel berusaha untuk menghindari benturan dengan kendaraan yang sedang berjalan searah didepannya, yang tiba-tiba melakukan pengeriman.

“Saat itulah korban yang sedang dibonceng jatuh ke kanan dan masuk ke lajur kanan,” lanjut Eko.

Nahas, dari arah berlawanan datang sebuah mobil jip bernomor polisi W-1829-BG yang tengah dikemudikan oleh salah seorang pegawai perusahaan semen bernama Abdul Munif Efendi (53) asal Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban.

Karena, jarak terlalu dekat membuat kecelakaan tersebut tak terelakkan, korban terlindas roda kendaraan hingga meregang nyawa.

“Akibatnya korban mengalami luka – luka. Kemudian meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” terang Eko.

Petugas yang tiba di lokasi, langsung mengevakuasi jasad korban, menggelar olah TKP, meminta keterangan dari para saksi serta mengamankan barang bukti berupa kendaraan bermotor.

“Faktor yang mempengaruhi kecelakaan lalu lintas ini diduga karena pengemudi sepeda motor Honda Vario kurang berhati – hati, kurang konsentrasi dalam berkendara,” tutupnya. (Said/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS