– Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan diarea lahan yang akan digunakan sebagai Proyek Kilang Minyak Grassroot Rivenery (GRR), yang berada di Desa Sumurgeneng, kecamatan Jenu Tuban, Jumat (18/3/2022).

Korban berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan Sukari (46) dan Srimanito (61) warga Desa Remen yang sedang mencari rumput. Saat itu keduanya berusaha memilah-milah rumput yang ada dibekas Hutan Jati Peteng.

Namun tiba-tiba mereka dikagetkan mengetahui kondisi korban sudah tak bernyawa yang tergeletak di parit dengan posisi kaki di utara sedangkan kepala berada di sebelah selatan menghadap ke arah barat.

Sontak, mengetahui hal tersebut keduanya lantas menginformasikan kepada Hudi Cahyono (36) selaku petugas keamanan / Security di proyek kilang minyak, untuk selanjutnya dilaporkan ke .

“Setelah menerima laporan kemudian, kita datangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga melaporkanya ke Polres untuk proses identifikasi,” ungkap AKP Gunawan saat di konfirmasi.

Korban yang sudah berusia lanjut itu diperkirakan sudah meninggal 2 hari yang lalu. Menurut AKP Gunawan ditubuh korban tidak terdapat luka bekas kekerasan atau tanda-tanda penganiayaan.

“Kemungkinan korban meninggal lantaran terpleset dan jatuh di parit saat hendak buang hajat, sebab celana korban posisinya terlepas,” ujarnya.

Ketika ditemukan di lokasi kejadian, korban memakai baju bercorak kotak-kotak bergaris coklat, dengan ciri-ciri, kulit berwarna gelap, rambut beruban serta berjenggot.

“Korban telah dibawa ke RSUD Dr. Koesma untuk dilakukan identifikasi lanjutan,” tutup AKP Gunawan.

Dari informasi yang dihimpun , korban yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas, diketahui bernama Dari (83), warga Desa Banjarejo Kecamatan Bancar Tuban. Dan saat ini telah dilakukan proses penjemputan oleh pihak keluarga. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS