, (Ronggo.id)  – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban menjalin kerjasama dengan menggelar pelatihan ahli kontruksi atau pertukangan yang dilaksanakan di Dua Desa Bersinar (Bersih Narkoba), yaitu Desa Klotok dan Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Kepala Tri Tjahyono menjelaskan, kegiatan pelatihan ini dalam rangka meningkatkan keahlian dan ketrampilan di bidang kontruksi sekaligus sebagai upaya percepatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Sehingga, dengan masyarakat yang lebih berdaya akan memiliki daya tangkal untuk bersih dari tindakan penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Tri menyebut, pelatihan ini diikuti 30 peserta, terdiri terdiri karang taruna, kuli bangunan serta mantan pengguna narkotika atau duta rehabilitasi. Dari ketrampilan yang didapat, diharapkan mereka lebih mudah untuk memperoleh pekerjaan maupun menangkap peluang-peluang yang ada didepan.

“Selama ini proyek infrastruktur yang ada di dua desa bersinar ini, untuk kebutuhan tenaga kerjanya masih banyak mengambil dari desa lainnya. Dengan bekal keterampilan pertukangan yang dimiliki diharapkan mereka juga bisa terlibat,” ujarnya.

Tri mengucapkan terima kasih kepada SIG yang telah berkolaborasi dengan BNNK Tuban dalam melaksanakan kegiatan pelatihan pertukangan. Menurutnya hal ini sebagai wujud kepedulian perusahaan BUMN kepada masyarakat.

“Kegiatan ini juga bisa menjadi kesempatan perusahaan untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Senior Manager of Corporate Communication , Setiawan Prasetyo menyampaikan, bahwa perusahaan berkomitmen melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, diantaranya rutin melakukan sosialisasi bahaya narkotika kepada seluruh karyawan.

Lanjut Setiawan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada peserta pelatihan dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Tak lupa ia berpesan kepada semua masyarakat untuk terus menggunakan semen produk SIG yang sudah terbukti kualitasnya.

“Saat masyarakat membeli semen produk dari SIG berarti turut membantu menyumbang deviden negara dan juga mendukung berbagai program dari perusahaan yang digulirkan untuk pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Suparno, salah satu peserta pelatihan mengungkapkan,  dengan adanya pelatihan tersebut dirinya dan puluhan peserta lainnya dapat lebih memahami tata cara membuat bangunan yang efektif dan efesien.

“Tadi kita diajari baik teori maupun praktek cara memasang batu bata, membuat plesteran, acian, dan cor. Ini sangat bermanfaat sekali bagi saya,” ungkapnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS