– Pemerintah Desa (Pemdes) Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, memastikan tetap buka seperti biasa selama Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah, bahkan wisata yang terkenal dengan hamparan pasirnya yang bersih itu disulap menjadi lokasi Pasar Rakyat.

Program Pasar Rakyat Pantai Semilir merupakan kolaborasi antara Pemdes dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai upaya mendorong ekonomi lokal tetap bergeliat sepanjang bulan puasa.

Event yang dimulai hari ini hingga satu bulan kedepan, resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Jenu dengan disaksikan oleh jajaran Polsek dan Koramil setempat serta organisasi keagamaan, yang berlangsung di area parkir kendaraan, Sabtu (2/4/2022).

Gebyar opening program tersebut dimeriahkan dengan pertunjukan musik religi dan juga pembagian 100 voucher belanja gratis senilai 20 ribu bagi para pengunjung yang hadir.

Kepala Desa Socorejo, Zubas Arief Rahman Hakim mengungkapkan, munculnya program Pasar Rakyat bermula dari adanya keluhan pelaku UMKM yang selama ini mengais rejeki di lokasi wisata. Mereka kuatir ketika bulan puasa pendapatannya menurun, khususnya pedagang makanan dan minuman.

“Program ini wujud kepedulian kami selaku Pemerintah Desa terhadap nasib pedagang dan juga yang lain, jangan sampai mereka kembali terpuruk,” ungkapnya.

Diketahui, pada Ramadan tahun 2021 lalu, hampir semua objek terseok-seok menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan pemerintah pusat, akibat Pandemi Covid-19 yang tinggi disejumlah daerah di Tanah Air.

Oleh sebab itu, Kades yang akrab disapa Kang Arief berharap, Ramadan kali ini menjadi titik balik bagi pelaku UMKM agar kembali survive. Pihaknya telah menyiapkan beberapa hiburan yang nantinya bisa menggaet para wisatawan untuk berkunjung dan ngabuburit sembari menunggu waktu berbuka.

Adapun hiburan yang bakal disuguhkan berbeda-beda setiap harinya, meliputi festival layang-layang, pertunjukan musik, Kultum, kesenian tongklek sampai dengan pentas seni yang diperagakan oleh anak-anak.

“Tentu harapan kita bersama, keberadaan Pasar Rakyat disertai hiburan bisa memberikan dampak positif bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” kata Kang Arief mengakhiri.

Di lokasi yang sama, Ketua Pokdarwis Desa Socorejo Asmaul Husna menyebut, terdapat puluhan UMKM yang telah menjajakan usahanya di stand bazar yang disediakan, selain pedagang asli Socorejo, ada pula UMKM yang berasal dari Desa tetangga.

“Untuk sementara, dari data yang masuk ada 30 UMKM yang sudah mendaftar mengisi stand, baik perorangan maupun lembaga, kemungkinan masih bisa bertambah,” beber Asmaul.

Lebih lanjut, selaku perwakilan Pokdarwis Asmaul menyambut baik dukungan yang diberikan Pemdes terhadap keberlanjutan pantai semilir melalui program Pasar Rakyat. Sehingga, khususnya para pedagang masih tetap memperoleh penghasilan.

“Semoga sinergitas ini terus berlanjut, yang intinya demi kemaslahatan warga Socorejo dan sekitarnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rencananya Pasar Rakyat Pantai Semilir akan mulai beroperasi sekitar pukul 3 sore dan baru berakhir menjelang waktu tarawih. Dari pantauan di lokasi, berbagai macam barang dijual di stand yang disediakan pengelola wisata, seperti kuliner, mainan anak-anak serta kebutuhan rumah tangga. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS