Satreskrim Polres Tuban Akan Tindak Tegas Pelaku Penyalahguna Pupuk Subsidi

Satreskrim Polres Tuban Akan Tindak Tegas Pelaku Penyalahguna Pupuk Subsidi
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Muhammad Adhi Makayasa saat ditemui diruang kerjanya (Dok Ronggo.id)

TUBAN – Langkanya pupuk bersubsidi yang banyak dikeluhkan para petani di Kabupaten Tuban menjadi perhatian serius bagi Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Tuban. Dalam menanggulangi permasalahan tersebut, Satreskrim Polres Tuban langsung bergerak cepat dengan melakukan upaya preventif maupun represif.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa mengatakan, berbagai upaya dilakukan dalam mengurai problem pupuk di Tuban. Diantaranya ialah berkoordinasi dengan stakeholder setempat, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Tuban terkait dengan pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi.

“Hasil koordinasi antara Unit Tipidek dengan DKPPP Tuban tidak ada kelangkaan pupuk. Hanya terkendala pendistribusian. Semua distributor juga sudah mendistribusikan pupuk mulai tanggal 13 Januari sampai sekarang sesuai alokasi bulan Januari 2022 di wilayah masing-masing,” ungkap AKP M Adhi Makayasa saat dikonfirmasi Ronggo.id, Selasa (25/1/2022).

Bacaan Lainnya

Dari hasil pengecekan yang dilakukan Unit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) dengan salah satu distributor, yakni CV Fimaco di Tuban, diketahui bahwa ketersediaan pupuk sudah sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang dipenuhi pemerintah sebesar 60 persen, sedangkan kebutuhan masyarakat mencapai 200 persen.

“Kami intens melakukan pengecekan kepada distributor dan kios-kios yang ada di Tuban,” jelas pria yang sebelumnya menjabat Paur Subbagdiapers Bagdalpers Ro SDM Polda Jatim.

Dari segi upaya represif, pada tahun 2021 lalu, Satreskrim Polres Tuban juga telah melakukan penindakan terhadap pelaku pelanggaran peredaran pupuk bersubsidi. Maka itu, pihaknya meminta kepada masyarakat yang mengetahui adanya penyalahgunaan pupuk bersubsidi, segera melapor ke Satreskrim Polres Tuban.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Maka itu, kami berharap kepada masyarakat juga harus berperan aktif dalam memberikan informasi apabila ada penyalahgunaan pupuk subsidi, dan akan langsung kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS

Pos terkait