, (Ronggo.id) – Bendera Pataka Lambang Kabupaten Tuban Dikirab untuk berkeliling ke 20 Kecamatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-730 Tahun Kabupaten Tuban, mulai diberangkatkan dari Makam Pahlawan Tuban, Jumat (10/11/2023).

Prosesi pemberangkatan Kirab Bendera Pataka dilakukan secara simbolis oleh Dandim 0811 Tuban Letkol. Inf Suhada Erwin bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, serta Forkopimda lainnya.

Bendera Pataka Lambang Kabupaten Tuban dan 20 Pataka Kecamatan mengawali perjalanannya di Kecamatan Palang, lalu Widang, Plumpang, Rengel, Grabagan, Soko, Parengan, Singgahan, Senori. Kemudian bermalam di Kecamatan Bangilan sebelum keesokan harinya melanjutkan perjalanan menuju ke kecamatan tersisa.

Setibanya disetiap kecamatan, Ripta Prasasti dari Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dibacakan oleh Camat yang berisikan tentang makna tema Hari Jadi ke-730 Kabupaten Tuban. “Mbangun Deso, Noto Kuto” dengan terus melanjutkan kolaborasi, inovasi, karya adalah kunci keberhasilan pembangunan menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Sepanjang jalan, arak-arakan Pataka Lambang Kabupaten Tuban mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat dan para pelajar yang membawa bendera merah putih di tepi jalan di setiap desa dan kecamatan yang dilalui.

Di Kecamatan Bangilan, rombongan pataka disambut oleh Tari Klasik Pencak Silat. Dilanjutkan dengan Pesta Rakyat Pagelaran Wayang Kulit di Lapangan 17 Agustus Bangilan.

Kirab Bendera Pataka lambang Kabupaten Tuban akan berlanjut pada Sabtu (11/10) secara estafet di 10 kecamatan yang tersisa, yaitu Jatirogo, Kenduruan, Bancar, Tambakboyo, Kerek, Montong, Merakurak, Jenu, Tuban dan Berakhir di Kota Lama Semanding. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS