Ratusan Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban Saat Malam Tahun Baru, Ini Syarat Untuk Mengambilnya

Puluhan motor yang terjaring operasi malam Tahun Baru 2022 berjajar rapi di parkiran belakang Mapolres Tuban
Puluhan motor yang terjaring operasi malam Tahun Baru 2022 berjajar rapi di parkiran belakang Mapolres Tuban

TUBAN – Ratusan kendaraan roda dua yang sebelumnya terjaring razia petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tuban karena menggunakan knalpot bising atau brong dan akan menggelar balap liar saat pergantian malam tahun baru 2022 akan segera dikembalikan.

Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Arum Inambala menjelaskan, ratusan sepeda motor yang terjaring operasi petugas pada malam tahun baru lalu memang dilakukan dibeberapa titik dan sebagian sudah diberikan surat tilang. Khusus yang diamankan di jalan Sukarno Hatta direncanakan akan dikembalikan kepada pemiliknya pada Sabtu (8/1/2022) besok.

“Khusus yang di jalan Sukarno Hatta akan kita kembalikan secara bersamaan di Mapolres besok Sabtu,” ungkap AKP Arum Inambala saat ditemui Ronggo.id di ruang kerjanya, Selasa (4/1/2022).

Bacaan Lainnya
Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Arum Inambala saat dikonfirmasi Ronggo.id di ruang kerjanya
Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Arum Inambala saat dikonfirmasi Ronggo.id di ruang kerjanya, Mapolres Tuban

Perempuan yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit I Sitatib Subditgakkum Ditlantas Polda Jatim ini mengaku, sesuai dengan laporan dari masyarakat yang masuk ke anggotanya, pada malam tahun baru tersebut telah banyak anak muda dengan motor berknalpot brong maupun kendaraan tidak standar yang diduga akan melakukan konvoi dan balap liar. Sehingga petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Tidak sedikit dari para gerombolan anak muda ini kocar-kacir begitu mengetahui kedatangan petugas yang tiba-tiba melakukan penutupan jalan dibarengi dengan penyergapan, karena hal itu dilakukan secara spontanitas sesaat setelah mendapatkan laporan dari warga. Tak ayal, ratusan kendaraan tidak standar dan knalpot brong berhasil diamankan ke Mapolres Tuban.

“Kami saat itu memang tidak menginfokan kemana-mana, karena khawatir bocor. Saat ada petugas berpakaian preman ke lokasi, ternyata benar di lokasi ada banyak muda-mudi yang akan menggelar konvoi dengan knalpot brong, sehingga kami berhasil melakukan penyergapan dan mengamankan sepeda motor mereka,” terangnya.

Berbagai cara sendiri telah dilakukan oleh petugas untuk mengantisipasi dan menghinadari aksi balap liar para remaja di Tuban seperti beberapa waktu lalu viral dimedia sosial. Seperti halnya edukasi, penindakan tilang, hingga pemasangan speedtrap. Akan tetapi hal itu tidak diindahkan dan tidak menjadikan efek jera bagi para pelanggar.

“Sudah seringkali kami lakukan penindakan, bahkan saat ada informasi akan ada balap liar disana, begitu didatangi petugas sudah tidak ada apa-apa. Hal ini yang menjadikan kami harus melakukan tindakan tegas,” jelas Polisi Wanita (Polwan) yang juga pernah menjabat Kanit Registrasi dan Identifikasi (KRI) Polres Madiun.

Kendati begitu, kendaraan yang pada malam tahun baru diamankan petugas akan dikeluarkan pada Sabtu besok dengan beberapa syarat. Diantaranya ialah membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, mengganti aksesoris motor yang tidak standar, dan membawa serta orang tuanya atau perwakilan keluarga ke Polres Tuban sebagai bentuk pertanggung jawaban.

“Sebagai efek jera, saat pengambilan kendaraan besok, para pelanggar ini kami minta untuk meminta maaf kepada orang tuanya atau perwakilan keluarga dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi aksi balap liar lagi,” tutupnya.

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS

Pos terkait