, () – Tbk (SBI) Pabrik Tuban melakukan sosialisasi keselamatan tambang kepada anak-anak yang ada di wilayah perusahaan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni (9-10/11) itu disambut antusias para siswa sekolah dasar di Kecamatan Kerek.

Pada kegiatan yang dilakukan oleh anak usaha PT SIG tersebut, turut dihadiri oleh Forkopimca Kerek dan diikuti oleh sekitar 50 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mliwang dan ratusan masyarakat di Desa Mliwang, Jumat (10/11/2023).

General Affairs dan Community Relations Manager SBI Tuban, M. Yunani Rizzal mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas keterlibatan dan kehadiran warga dalam acara sosialisasi yang berlangsung selama dua hari tersebut.

“Sosialisasi ini adalah salah satu bentuk kecintaan kami kepada masyarakat, karena keselamatan adalah hal yang utama bagi kami dalam melakukan kegiatan,” ungkap M Yunani Rizzal dalam keterangan tertulis yang diterima Ronggo.id.

Materi sosialisasi yang disampaikan di antaranya tentang potensi kecelakaan dan bahaya bila masyarakat memasuki area tambang tanpa ijin. Potensi bahaya di area tambang adalah adanya aktivitas alat berat dan area kolam penampungan air atau settling pond dengan potensi adanya kecelakaan tenggelam.

Selain sosialisasi secara langsung, SBI telah memasang berbagai rambu-rambu keselamatan di berbagai lokasi di area penambangan, diantaranya bahaya tertabrak, bahaya terjatuh, bahaya tenggelam di area settling pond.

“Selain sosialisasi, SBI juga terus melakukan upaya pengembangan masyarakat di sekitar operasional pabrik termasuk di Desa Mliwang,” terangnya.

Beberapa program CSR yang sudah dilaksanakan di Desa Mliwang dan dirasakan manfaatnya antara lain Program Pengadaan Air Bersih untuk masyarakat, Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA), Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Wira Usaha Baru (WUB), Pengobatan Gratis dan Support Kegiatan Posyandu, serta program Pemberdayaan Kelompok Tani “Metu Banyune”.

Sementara itu, salah satu guru di SDN Mliwang, Sumanto mengaku berterima kasih atas diadakannya sosialisasi ini. Menurutnya informasi terkait pengetahuan keselamatan diarea tambang sangat penting bagi para siswanya, termasuk juga masyarakat sekitar.

“Ini merupakan bagian dari peningkatan pengetahuan para siswa tentang keselamatan, meski area tambang aktif berjarak dua kilometer dari sekolah, namun ini sangat bermanfaat untuk pengetahuan,” pungkasnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS