TUBAN, (Ronggo.id) – Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tuban menutup rangkaian peringatan Hari Agraria Tata Ruang (Hantaru) ke-62 Tahun dengan meresmikan Stand Usaha Mikro Kecil Menengah, Minggu (2/10/2022).

Stand UMKM yang berada di depan Kantor ATR/BPN setempat, diresmikan langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky bersama Kepala Kantor ATR/, Roy Eduard Fabian Wayoi, , AKBP Rahman Wijaya, Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Suhada Erwin dan Ketua DPRD Tuban, Miyadi.

Kepala ATR/BPN Tuban, Roy Eduard Fabian Wayoi mengungkapkan, peresmian Stand UMKM bagian dari program Kementrian ATR/BPN dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi kerakyatan seiring dengan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dalam hal ini, pelaku UMKM bisa mendapatkan access reform atau akses permodalan berbasis pada pemanfaatan sertifikat tanah guna pengembangan usaha.

“Sebagai dukungan terhadap pelaku usaha, maka setiap Kantor ATR/BPN di Tanah Air harus disediakan stand UMKM, sehingga ekonomi kerakyatan dapat berjalan,” ungkap Roy.

Dalam kesempatan itu, dilaksanakan penyerahan secara simbolis sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dan sertifikat aset milik Lembaga Keagamaan.

Dipaparkan oleh Roy, penyerahan sertifikat sebagai tindak lanjut kerjasama antara dan institusinya yang diinisiasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menertibkan aset milik Pemerintah.

“Dari 1.600 aset milik Pemkab yang belum bersertifikat, hampir 40 persen kini telah diproses. Kami juga mendorong percepatan sertifikat aset-aset Lembaga Keagamaan,” Papar Roy.

Penutupan Hantaru ke-62, Kantor ATR/BPN Tuban Resmikan Stand UMKM dan Serahkan Sertifikat Aset Pemkab
Penyerahan Sertifikat Aset Pemkab Oleh Kepala ATR/BPN Tuban, Roy Eduard Fabian Wayoi Kepada Bupati Tuban.

Menurut Roy, jika seluruh aset Pemkab memiliki kejelasan hukum terkait kepemilikanya, justru bisa dimanfaatkan sebagai fasilitas meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami, aset yang terdaftar di Badan Milik Daerah, tertib administrasi kepemilikanya. Kami menunggu usulan dari Pemkab untuk progress tahun depan. Tentunya harus memenuhi standart pelayanan operasi, dokumen pemberkasan harus lengkap dan lokasinya jelas,” ujar Roy.

Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyambut baik upaya ATR/BPN Tuban melakukan penertiban dan inventarisir aset milik Pemkab sesuai intruksi BPK dan KPK.

“Berkat kerja keras ATR/BPN Tuban, lambat laun aset milik Pemkab mulai terbit sertifikat,” ucap Mas Bupati panggilan akrab Bupati Tuban.

Mas Bupati mengapresiasi kinerja jajaran ATR/BPN Tuban, termasuk membuka loket pelayanan di hari libur atau weekend yang tentunya mempermudah bagi masyarakat untuk memiliki sertifikat tanah. Pentingnya administrasi pertanahan, kata Mas Bupati, untuk menghindari timbul residu dan permasalahan dikemudian hari.

“Kami sampaikan terima kasih kepada jajaran ATR/BPN Tuban atas dedikasinya memberikan pelayanan prima bagi masyarakat di Kabupaten Tuban,” pungkasnya.

Sebelum peresmian Stand UMKM dan Pembagian Sertifikat, terlebih dahulu dilaksanakan jalan sehat sejauh 5 Kilometer. Selain jajaran Kantor ATR/BPN Tuban dan Forkopimda, kegiatan tersebut juga dihadiri Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS