TUBAN, (Ronggo.id) – Pamit hendak mencari rumput, seorang kakek ditemukan tewas gantung diri di kawasan hutan di Dusun Wonosari, Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Rabu (24/8/2022).

Korban diketahui berinisal S (65) warga Desa Cekalang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon lantaran diduga mengalami gangguan mental.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Tarsono (46), warga setempat yang saat itu sedang pergi ke ladang pertanian yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolsek Soko, Iptu Khoirul Amad melalui Kanit Reskrim, Aiptu Setyo Budi mengatakan, jika korban pertama kali ditemukan oleh saksi sekitar pukul 16.00 Wib, saat hendak ke areal persil untuk bertani.

“Saksi ini kaget melihat ada orang yang sudah dalam kondisi menggantung dengan seutas tali yang diikatkan pada pohon jati,” ungkap Aiptu Setyo Budi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Saat saksi mencoba mendekati orang tersebut, diketahui bahwa korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Tak lama berselang, Tarsono kemudian kembali untuk memberitahukan kejadian itu kepada keluarga korban.

“Setelah memberitahu keluarga korban, warga lain langsung menghubungi petugas dan anggota segera menuju ke TKP,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Aiptu Setyo Budi, sekitar pukul 06.00 Wib, korban berpamitan untuk mencari rumput sebagai pakan ternak dengan membawa sebilah sabit dan seutas tali. Namun, hingga siang, kakek tersebut tak kunjung pulang.

“Pihak keluarga yang menghawatirkan keadaan korban karena diduga mengalami sakit jiwa juga sudah sempat mencairnya, karena hingga siang hari S tidak pulang ke rumah,” terangnya.

Kendari begitu, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Soko, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga diduga bahwa meninggalnya S tersebut murni akibat bunuh diri.

“Meninggalnya korban ini diduga kuat karena bunuh diri. Sebab, tidak ditemukan bekas kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” pungkasnya. (Ags/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS