, () – Ada-ada saja ulah seorang pria di Tuban bernama Ana Nurcahyo (33), pria asal Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban ini. Dengan membawa sepeda motor Suzuki Smash, ia berkeliling menawarkan pemasangan wifi kepada pelanggan, namun aksi itu hanya sebagai celah untuk menggasak harta benda targetnya.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku diduga sengaja mencari korban wanita yang berada di sebuah toko kelontong yang melayani penjualan seorang diri. Saat situasi lengah, pelaku langsung mengangkat dua tabung LPG yang ada di toko tersebut dan kabur menggunakan sepeda motornya.

Namun naas, saat mencuri dua buah tabung LPG ukuran 3 kilogram di toko kelontong milik Laurrensia Mimin Eka Kristianti, warga Desa Semanding, aksi Ana Nurcahyo dipergoki oleh pemilik toko.

Kepada Ronggo.id, Laurrensia Mimin Eka Kristian menjelaskan, jika peristiwa tersebut terjadi begitu singkat. Dirinya mengetahui pelaku telah membawa dua tabung gas LPG didepan toko miliknya. Saat dia menghitung jumlah tabungnya, ternyata terdapat kekurangan jumlah.

“Saat itu saya melihat pria mencurigakan mengendarai motor sambil membawa dua tabung LPG dari toko saya. Kemudian saya kejar menggunakan sepeda motor juga sambil berteriak maling sampai simpang empat taman kapur,” ungkap Mimin Eka usai melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian , Kamis (4/4/2024).

Sesampainya di lokasi, banyak pengendara lain yang mendengar teriakan korban. Karena kondisi saat itu berada di traffic light simpang empat taman kapur, sehingga Mimin menendang bagian belakang motor pelaku hingga tersungkur.

Setelah dikepung oleh beberapa warga, lanjut Mimin, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya setelah diamankan oleh petugas dari Satlantas . Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya petugas lalu lintas itu membawa pelaku ke Mapolsek Semanding.

“Karena pelaku tancap gas, sehingga sempat saya menendang bagian belakang motor pelaku hingga tersungkur ke jalan raya. Setelah dikepung warga, akhirnya diserahkan ke Polsek Semanding,” jelasnya.

Ia juga mengaku bahwa peristiwa serupa sebelumnya telah terjadi di tokonya tersebut. Namun saat itu dirinya tidak mengetahui secara pasti pelakunya.

“Saya dapat info dari teman melalui aplikasi whatsapp, hati-hati ada modus baru orangnya pakai Smash hitam nawarin WiFi tapi kalau tokonya kosong langsung diambil LPGnya. Alhamdulillah sekarang sudah diamankan polisi,” papar Mimin.

Hal itu juga dibenarkan oleh Kapolsek Semanding, Iptu Muhammad Yusuf. Menurutnya pelaku sendiri telah mengakui perbuatannya, dan hal itu juga dilakukan lantaran himpitan ekonomi.

“Palaku mengaku terpaksa mencuri dua tabung LPG karena faktor ekonomi dan saat ini AN sudah kami amankan di Mapolsek, jelas Kapolsek Iptu M Yusuf.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi kriminalitas jelang lebaran Idul Fitri 2024, dengan tidak meninggalkan rumah atau toko dalam keadaan terbuka tanpa ada orang.

“Saat ini banyak sekali modus para pelaku dalam menjalankan aksi kejahatannya. Maka itu, kami harap agar masyarakat tetap berhati-hati saat menjalankan aktivitasnya baik di dalam maupun diluar rumah,” pungkasnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS