, () – Ratusan nelayan di wilayah Desa Beji dan Kaliuntu, Kecamatan Jenu, mengikuti tasyakuran dan doa bersama dengan Paguyuban Keagenan Pelayaran Tanjung Awar-awar, di lapangan desa setempat, Rabu (6/12/2023).

Kegiatan doa bersama yang diselenggarakan setiap tahunnya saat akan memasuki musim baratan itu juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Pakis, Kapospol Polairud Tuban, BMKG Tuban, Forkompimca Jenu, serta masyarakat nelayan.

Ketua Keagenan Nelayan Tanjung Awar-awar, menjelaskan, jika kegiatan tahunan ini dilakukan sebagai wujud syukur atas karunia yang diberikan oleh yang kuasa, sehingga para nelayan diberi keselamatan, kesehatan kelancaran saat berlayar untuk mencari nafkah di laut.

“Ini adalah wujud syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam mencari rejeki. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan hari ini, termasuk teman-teman Syahbandar,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kasie KBPP, Capt Faiq Kurniawan mengaku jika kegiatan ini diinisiasi oleh agen pelayaran dalam hal ini pembinanya ialah KSOP Tanjung Pakis. Dilain sisi, dari kegiatan doa bersama masyarakat ini juga dilakukan sosialisasi tentang keselamatan pelayaran.

“Kami juga memberikan sosialisasi tentang keselamatan pelayaran, karena itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Maka itu kegiatan ini juga dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dengan masyarakat nelayan,” kata Capt Faiq Kurniawan.

Mewakili Kesyahbandaran Tanjung Pakis, lanjut Capt Faiq Kurniawan, diharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, sehingga tercipta kedekatan emosional antara petugas dari lintas sektor dengan masyarakat.

Selain memanjatkan doa, pria ramah ini juga menghimbau agar para nelayan tetap menjaga keselamatan saat beraktivitas di laut untuk mencari nafkah, seperti membekali diri dengan mengenakan life jaket dan selalu update dengan cuaca melalui BMKG Kabupaten Tuban.

“Sehingga para nelayan dalam mencari nafkah di laut bisa tetap aman dan lancar dengan menjaga keselamatan diri di perairan, agar tercipta keselamatan atau zero accident,” pungkasnya.

Sebatas diketahui, dalam kegiatan doa bersama dan tasyakuran tersebut ditutup dengan pembacaan sholawat, juga dilakukan pembagian sembako kepada masyarakat nelayan dan pemberian santunan anak yatim di . (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS