TUBAN – Menjelang hari raya Idul Fitri 2025, Satlantas Polres Tuban memprediksi arus mudik di Jalur Pantura Tuban bakal sepi dibanding tahun sebelumnya. Hal itu disinyalir karena banyaknya pemudik yang memilih menggunakan jalan tol.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Tuban, IPDA Agus Eka, mengatakan, volume kendaraan yang melintas di jalur yang membentang di utara pulau jawa ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Meskipun begitu pihaknya tetap mengambil langkah antisipasi untuk mengurangi potensi kemacetan di pusat kota.
Adapun langkah antisipasi tersebut yaitu dengan mengalihkan lalu lintas ke Jalur Ringroad. Jika terjadi kemacetan di wilayah Pakah, maka arus lalu lintas akan diarahkan menuju jalur Pakah – Ponco – Jatirogo – Bancar. Begitupun jika terjadi kemacetan di wilayah Jenu, pihaknya akan mengalihkan ke jalur Bancar menuju Pakah.
“Saat ini pemudik cenderung memilih jalan tol sehingga Jalur Pantura di Tuban relatif lancar, sudah beberapa tahun terakhir di jalur ini sudah tak sepadat sebelum adanya tol,” jelas Agus Eka saat ditemui di sela-sela kegiatan bersama BNNK Tuban, Selasa (25/3/2025).
Ia menambahkan saat ini volume kendaraan mulai meningkat sekitar 11 persen dibanding hari-hari sebelumnya. Sementara itu, untuk puncak arus mudik sendiri diprediksi terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan arus balik kemungkinan pada 6 April 2025.
“Kami juga melakukan himbauan-himbauan kepada penjual di Pasar Tambakboyo agar tak berjualan di pinggir-pinggir jalan dan menyebabkan kemacetan,” tambahnya.
Disinggung terkait dengan infrastruktur jalan, Agus mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan rencananya akan selesai dikerjakan H-3 sebelum lebaran.
“Hal serupa juga berlaku untuk jalan ring road yang perbaikannya telah dikoordinasikan dengan Dinas PUPR Kabupaten Tuban,” pungkasnya. (Hus/Tgb).
