, () – Kabar duka kembali iringi kepergian Jemaah Calon Haji asal Tuban. Beberapa hari terakhir usai keberangkatan, sudah tiga Jemaah Calon Haji (JCH) asal meninggal dunia di Makkah.

Tiga JCH asal Kabupaten Tuban yang meninggal diantaranya ialah Dimyati asal Kecamatan Senori, kemudian Ahmad Ibnu Sholah dari Kecamatan Singgahan dan terbaru yakni Gus Abdullah Siddiq dari Widang.

Kabar meninggalnya JCH tersebut disampaikan oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Tuban, Ahmad Munir yang juga sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 18. Dirinya turut mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya JCH tersebut.

“Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya para jemaah, termasuk salah satu ketua regu dari kloter 18. Semoga diampuni semua dosanya dan ditempatkan di JannahNya. Yang ditinggalkan juga diberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan,” ujar Munir dalam keterangan tertulis yang diterima Ronggo.id, Rabu (14/6/2023).

Dikatakan Ahmad Munir, jika Gus Abdullah Siddiq meninggal karena serangan jantung. Meski sempat dilakukan perawatan di Rumah Sakit King Faishal Mallah sekitar pukul 16.14 WAS, namun nyawanya tidak tertolong.

“Almarhum usai melaksanakan ibadah umrah sunah, dan sesuai jejak rekam medis almarhum termasuk jemaah haji dengan resiko tinggi (risti) karena terdapat riwayat penyakit diabetes,” imbuhnya.

Ia mengimbau agar jemaah yang lain tetap menjaga kesehatan dan menghindari berbagai hal yang menyebabkan kendala dalam kesehatan diri masing-masing.

“Kami juga menghimbau agar jemaah jangan sampai kelelahan. Banyak minum dan simpan tenaga untuk pelaksanaan Armuzna,” pesan Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 18 Tuban.

Dihubungi secara terpisah, Plh. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah , Mashari memberikan informasi, jika almarhum merupakan Kepala Madrasah Aliyah Darul Ulum Widang.

“Insyaallah jam 12.00 WIB nanti akan diadakan salat ghoib di masjid Darul Ulum Widang,” kata Mashari.

Sebatas diketahui, tiga JCH asal Kabupaten Tuban meninggal dunia di Makkah diantaranya almarhum Dimyati (73), kloter 24 asal Desa Leran, Kecamatan Senori, almarhum Ahmad Ibnu Sholah (43), kloter 18, dari Desa Tanggir, Kecamatan Singgahan dan almarhum Gus Abdullah Siddiq (42) asal Desa Kandungan, Kecamatan Widang. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS