– Seorang pemuda bernama Abdul Latief Sadri (27), warga Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban mampu meraup cuan puluhan ribu rupiah dari budidaya burung merpati kipas.

Kegiatan yang semula hanya hanya hobi dan hiburan semata akibat dampak wabah Pandemi Covid-19 ini, sekarang sudah menjadi pekerjaan sampingan hingga mampu menambah penghasilan.

Kepada awak media, Abdul Latief Sadri mengatakan, budidaya burung mereka kipas yang dilakoninya ini semula hanya digunakan untuk mengisi waktu luang. Pasalnya, saat marak wabah virus Corona, pekerjaannya sebagai penjual jasa event mulai sepi.

“Karena kondisi sepi, jadi saya pergi ke pasar untuk membeli burung. Melihat ada merpati kipas, kok terlihat unik, jadi saya beli sepasang untuk dirawat,” ujar Abdul Latief Sadri, saat ditemui di rumahnya, Kamis (19/5/2022).

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, burung yang dibelinya dari pasar tersebut bertelur dan berternak. Tanpa ia sadari, burung merpati kipas semakin banyak dan terus berkembang biak hingga menjadi sekitar 50 pasang.

“Karena burungnya sudah banyak, sehingga saya coba jual beberapa pasang burung ke pasar,” terangnya.

Hobi yang Menghasilkan, Pemuda di Tuban Raup Cuan Dari Budidaya Merpati Kipas
Burung merpati kipas yang diternak oleh Abdul Latief Sadri di kandang belakang rumahnya, (Foto: Ibnul)

Sementara dalam membudidayakan burung merpati kipas ini juga terbilang sangat mudah dan memiliki ketahanan hidup yang baik. Hanya dengan diberi makan setiap hari dua kali dan disiapkan kandang yang cukup untuk induk burung bertelur.

“Metodenya ada dua, pakai kandang dan dilepas. Yang remaja dilepas, dan yang bertelur atau indukan ini saya masukkan ke kandang. Makannya juga hanya diberi jagung dua kali sehari, pagi dan sore,” jelasnya.

Kini, usaha sampingan yang digeluti selama dua tahun terakhir ini mendatangkan cuan bagi Latief. Meski tidak pernah mempromosikan hasil ternaknya, namun ada saja orang yang datang ke rumahnya untuk membeli merpati kipas tersebut.

“Alhamdulillah, sekarang banyak yang datang ke rumah untuk beli burung. Satu pasang burung merpati kipas hanya seratus ribu,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Said, salah seorang pembeli mengaku, dirinya membeli burung merpati kipas untuk anaknya. Selain bagus dan cocok untuk hiasan rumah, burung ini juga cantik dan disukai oleh anaknya.

“Merpati ini bagus, anak-anak juga suka sama burung ini. Biasanya pelihara burung merpati biasa, tapi sekarang anak-anak minta dibelikan merpati kipas,” pungkasnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS