– Gelombang tinggi yang terjadi di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tuban mengakibatkan ratusan rumah di lima kecamatan terendam Banjir Rob, satu diantaranya mengalami kerusakan, Senin (23/5/2022).

Lima kecamatan tersebut meliputi, Kecamatan Palang, Tuban, Jenu, Tambakboyo dan Bancar. Sedangkan rumah warga yang rusak berada di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban.

Kepala Pelaksana , Sudarmaji menyatakan, gelombang tinggi yang disebabkan fenomena full flower blood moon membuat tanggul penahanan ombak jebol, sehingga air laut meluber hingga ke permukiman warga serta objek wisata di sepanjang Pantura.

“Ketinggian air kurang lebih 30 centimeter. Dan untuk saat ini kondisi air sudah surut, namun begitu, gelombang air laut masih tinggi,” ungkapnya.

Dikatakan oleh Sudarmaji, pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap rumah maupun bangunan lain yang terdampak dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Upaya sementara, membuat penahan berupa jumbo bag dan glangsing yang berisi pasir dengan harapan untuk memecah ombak,” katanya.

Sementara itu, Kepala BMKG Kelas 3 Tuban, Zem Irianto, jika banjir rob diperkirakan masih akan berlangsung hingga dua hari kedepan, meskipun awalnya diprediksi berakhir pada 20 Mei 2022 lalu.

“14 hingga 20 Mei kemarin sudah mengeluarkan peringatan, akan tetapi ternyata masih akan berlangsung hingga 25 Mei mendatang,” katanya.

Dengan ketinggian gelombang diperairan Tuban yang saat ini mencapai 2,5 meter, ia menghimbau kepada para nelayan agar selalu berhati-hati ketika sedang melaut.

“Tetap waspada dan terus memperhatikan informasi dari BMKG,” pungkasnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS