() – Dua kali PC menggelar aksi demo didepan Kantor untuk mempertanyakan setahun kinerja dan Wakil Bupati Riyadi dalam memimpin Kabupaten Tuban.

Namun, aspirasi para mahasiswa terkait evaluasi kinerja pimpinan daerah ini nampaknya belum dapat direspon oleh Bupati Lindra dengan dalih banyak agenda yang tidak dapat diwakilkan.

Sekretaris PC PMII Tuban, Choirul Aziz mengatakan, dua kali pihaknya menggelar aksi demo tidak ditemui oleh Bupati Lindra dengan alasan rapat dan lainnya. Aksi massa yang meminta pertanggungjawaban kinerja Bupati hanya didisposisikan kepada beberapa pejabat yang justru tidak memiliki wewenang dalam memberikan penjelasan.

“Banyak alasan yang disampaikan Bupati Lindra. Kami diminta telepon tapi nomornya tidak aktif. Apakah ini masuk akal?, pejabat publik kok hpnya mati. Bagaimana kalau koordinasi dengan bawahannya dalam kondisi mendesak? Ini jelas tidak nalar,” ungkap Choirul Aziz dalam releasenya yang diterima Ronggo.id, Selasa (21/6/2022).

Pihaknya juga mendengar bahwa Bupati Lindra selalu terbuka dan bakal menjembatani audiensi dengan PMII Tuban. Namun dari aksi jilid II yang digelar oleh para mahasiswa juga tidak direspon dan tidak ada surat resmi secara kelembagaan untuk audensi dengan Bupati.

“Makanya kami mendesak untuk kembali demo jilid dua karena kami merasa Bupati tidak merespon aspirasi kami,” tambahnya.

Di kepemimpinan Lindra-Riyadi, merupakan mode bahaya bagi masyarakat Kabupaten Tuban, pasalnya pimpinan daerah saat ini tidak mau membuka hati, mata dan telinga untuk mendengarkan dan merespon apa yang disampaikan oleh masyarakat.

Menanggapi hal itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menjelaskan, padatkan agenda yang ia jalani membuatnya belum bisa menemui massa aksi. Kendati begitu, pihaknya telah mendisposisikan kepada sejumlah pejabat untuk menemui mahasiswa.

“Tujuannya kan untuk menyampaikan aspirasi, ya silahkan saja. Kami juga sudah menjembatani audiensi, tapi mereka inginnya bertemu dengan saya,” ungkap Bupati Lindra.

Hari ini saja, lanjut Bupati, ada dua agenda yang tidak mungkin diwakilkan, yakni pertemuan dengan kepala sekolah se Kabupaten Tuban dan Liga Santri Nasional. Apalagi, saat ini Wakil Bupati, Riyadi sedang menjalankan ibadah haji.

“Seingat saya, kita sudah beberapa kali membuat forum. Yang jelas, pemerintah sangat bersyukur ada masukan dari masyarakat agar Tuban kedepan semakin baik,” pungkasnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS