TUBAN – Wakil Ketua DPRD Tuban Miyadi, mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan penyelundupan solar subsidi di wilayah Widang.

Jika memang terbukti, politisi senior dari PKB Tuban itu meminta, agar siapapun yang terlibat dalam perkara tersebut ditindak tegas. Baik SPBU yang diduga memasok maupun pemilik BBM yang diduga subsidi tersebut.

“Semua yang terlibat, harus ditindak tegas,” ujar Miyadi, Kamis (23/1/2025).

Lebih lanjut, mantan Ketua Dewan dua periode itu juga mendorong agar Pertamina maupun Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban meningkatkan pengawasan dalam proses pendistribusian. Melalui cara itu penyaluran BBM subsidi benar-benar tetap sasaran, dan tidak merugikan masyarakat.

“kami berpesan untuk melakukan pengawasan dan penertiban, agar masyarakat tidak jadi korban,” serunya.

“Kami berharap perkara ini bisa diproses sesuai ketentuan,” tutur Kepala Diskopumdag Tuban, Agus Wijaya saat dikonfirmasi secara terpisah.

Jajaran Satreskrim Polres Tuban pada hari Minggu (19/01/2025) lalu, mengamankan sebuah truk bernomor polisi S-9448-HH bermuatan 1.500 liter solar, dari lahan kosong di Desa Minohorejo, Kecamatan Widang.

Perkembangan terakhir, polisi akan memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Mereka, diantaranya, pemilik solar yang sudah dikantongi identitasnya, dan juga saksi ahli untuk memastikan barang bukti BBM tersebut subsidi. (Ibn/tgb)