, (Ronggo.id) – menerima Lencana Pancawarsa dari Gubernur Jawa Timur yang disaksikan ribuan peserta Jambore Pramuka dari 38 Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur.

Penyematan tanda penghargaan ini berlangsung saat pembukaan Jambore Pramuka Jawa Timur tahun 2023, bertempat di Bumi Perkemahan Ngawun Abilowo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Senin (2/10/2023) malam.

Lencana Pancawarsa sendiri adalah tanda penghargaan yang dianugerahkan kepada anggota dewasa gerakan Pramuka atas kesetiaan dan keaktifannya kepada organisasi selama 5 tahun atau kelipatannya secara terus-menerus.

Dalam kesempatan itu, Mas Lindra panggilan karib menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang baru saja ia terima. Gerakan Pramuka, kata Lindra, merupakan ajang pemersatu dan pembentukan karakter dan pola pikir generasi muda dalam  mengarungi kehidupan.

Kepada peserta Jambore, Mas Lindra berpesan agar meraih cita-cita setinggi-tingginya, menjadi generasi yang pemberani, bertanggung jawab, memiliki jiwa persatuan yang tinggi, serta cinta terhadap alam.

“Jadikan Jambore ini sebagai ajang untuk mencari teman dan saudara sebanyak-banyaknya.  Saling mempersatukan  dan memperkuat satu sama lain,” pesan Mas Lindra.

Bupati kelahiran April 1992 itu menegaskan, bahwa pembelajaran yang didapat selama Jambore akan membentuk karakter generasi muda untuk menjadi pondasi bangsa, sehingga siap berkompetisi dengan negara lain.

“Mari menjadi generasi unggul, yang cinta alam, cinta persatuan, cinta bangsa, dan berkarakter untuk Indonesia emas,” serunya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah selaku Ketua Mabida Gerakan Pramuka Jawa Timur mengungkapkan, terpilihnya Kabupaten Tuban menjadi lokasi Jambore tak lepas dari peran Mas Lindra yang berhasil meyakinkan bahwa Bumi Perkemahan Ngawun Abilowo memiliki potensi dan sangat layak untuk menjadi lokasi Jambore Provinsi Jawa Timur tahun 2023, yang dilaksanakan mulai 2 – 7 Oktober, diikuti  2.000 anggota Pramuka penggalang dari 38 Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur.

Lebih lanjut, Gubernur perempuan pertama Provinsi Jawa Timur ini menjelaskan, Jambore adalah pertemuan kebangsaan antara para penggalang, yang merupakan calon pemimpin Indonesia emas tahun 2045 mendatang. Karenanya, ia mengajak seluruh Pramuka penggalang Jawa Timur untuk terus membangun semangat untuk meraih cita-cita.

“Belajar yang baik, jauhi narkoba, fokus pada target dan cita-cita juga taat kepada orang tua, untuk menyongsong kesuksesan di tahun 2045 nanti,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil menambahkan, Jambore merupakan sarana bagi Pramuka untuk mencapai tujuan mulia, mencetak pribadi yang kuat, berkarakter dan unggul.

“Mari menjadi Pramuka yang mandiri untuk mengamalkan Satya Darma Pramuka, dan menjadi generasi berkarakter Pancasila,” ucapnya dengan nada penuh semangat.

Diketahui, Pembukaan Jambore di di Bumi Perkemahan Ngawun Abilowo, Kecamatan Parengan ini turut dihadiri masyarakat sekitar. Acara begitu semarak dengan berbagai pertujukan, mulai dari pesta kembang api, tari bendera semaphore oleh anggota Pramuka serta penampilan campursari Guyon Maton, comedian Cak Percil CS dan Ken Arok Band.

Hadir dalam kesempatan itu, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Tuban, Pimpinan OPD dan Camat Se-Kabupaten Tuban, Kwarda Jatim, Ketua Kwarcab Se-Jawa Timur dan Pengurus serta anggota Kwarcab dan Kwaran se-Kabupaten Tuban. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS