TUBAN – Pelaku UMKM di Tuban kian tertekan akibat langkanya Elpiji tiga kilogram, mahalnya bahan kemasan plastik, serta lonjakan harga Minyakita hingga Rp23.000 per liter. Mereka terpaksa menurunkan margin keuntungan hingga membuat dompet mereka berada di titik nadi terakhir.

Sebelumnya hampir tiga pekan kelangkaan elpiji sudah menjadi momok mengerikan di Bumi Wali. Kelangkaan itu hampir terjadi merata di seluruh kecamatan di Tuban. Yang membuat mereka terkatung-katung mencari elpiji yang saat ini cukup sulit ditemui.

Setelahnya pada Senin (6/4/2026) kemarin, harga plastik dan minyakita ikut-ikutan naik dan semakin terlihat cukup langka. Hal tersebut dinilai semakin membuat nasib para pelaku UMKM semakin tak jelas arahnya.

Salah satu pedagang di ruas Jalan Kalijogo mengaku agak sedikit bingung mencari tabung gas elpiji tiga kiloan yang saat ini langka. Ditambah harga plastik dan minyak goreng yang ikut naik membuatnya kebingungan untuk mencari alternatif lain. Bahkan ia terkadang berpikir untuk menutup dagangannya sementara waktu.

“Tapi saya tidak mengurangi kualitas bahan ataupun jumlah porsi yang didapat, meski keuntungan juga tak seperti biasanya,” katanya dengan nada sedih.

Selain itu, pedagang gorengan yang sama-sama berjualan di sekitar area GOR Rangga Jaya Anoraga, Suhudi (54) mengaku harus menyesuaikan strategi agar tetap bertahan. Ia beralih ke merek plastik yang lebih murah dan ekonomis.

“Saya sebelumnya memang sudah mempersiapkan jika sewaktu-waktu dengan hpp yang sudah direncanakan, cuma ya memang sedikit kerasa” jelas Suhudi saat ditanya sembari melayani pembeli.

Pria yang sudah berjualan gorengan sejak tahun 2014 ini mengaku karena langkanya elpiji, dia dan teman-teman disamping stanny takut untuk berjualan. Alasannya, saat berjualan elpiji-elpiji yang mereka bawa tiba-tiba habis dan tidak bisa menggoreng makanan yang mereka jual.

“Sekarang ini sulit banget, Mas, nyari elpiji, tetangga saya bahkan sempat berpikiran untuk membeli di luar daerah,” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi berharap semua harga dapat segera normal kembali. Sehingga UMKM bisa berjualan dengan lebih baik.

“Semoga lekas segera normal,” harap Gunadi dengan singkat. (Hus/Tgb).