, (Ronggo.id) – Momentum Hari Jadi Tuban ke-730 tahun semakin dekat. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda kapan diresmikan dan dibuka untuk masyarakat umum.

Pengamatan di lokasi Rabu (18/10/2023), ruang publik yang direvitalisai mulai September 2022 dan rampung pada Mei 2023 lalu itu nampak masih dibalut rapat dengan pagar seng.

Padahal sebelumnya, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyebut, peresmian Rest Area yang kini berganti nama menjadi Tuban Abirama bakal menjadi kejutan bagi masyarakat di momen peringatan Hari Jadi Tuban.

Karenanya, ia meminta masyarakat untuk bersabar sembari menikmati fasilitas publik lain yang baru saja dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Tuban.

“Nikmati dulu GOR-nya, nikmati dulu Sleko-nya. Kita kasih surprise Hari Jadinya Tuban kita resmikan,” ucap Lindra, Rabu (16/8/2023) lalu.

Lindra membantah tudingan jika perencanaan pembangunan Rest Area yang menghabiskan anggaran miliaran itu buruk, misalnya pengerjaan proyek molor, bahkan tak kunjung difungsikan sekalipun proyek telah tuntas.

“Kog bisa perencanaan buruk gimana, kalau mau tak resmikan pada saat hari jadi kenapa, apanya yang molor, jeleknya dari mana,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PUPR PRKP) Tuban Agung Supriyadi mengungkapkan, untuk fasilitas penunjang Rest Area yang belum selesai akan dianggarkan melalui Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2023.

“Fasilitas pendukung yang belum selesai akan dituntaskan di P-APBD 2023,” bebernya (1/8/2023).

Lanjut Agung, kendati pelaksanaan proyek pembangunan Rest Area menjadi tanggungjawab Dinas PUPR PRKP,  namun berkaitan dengan peresmiannya harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan OPD terkait.

“Untuk kapan dibuka untuk umum harus koordinasikan dengan OPD terkait, terutama Dinas Kopumdag (Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan),” imbuhnya.

(Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS