TUBAN PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) menggelar pelatihan akuaponik bagi puluhan kader Polindes di Desa Mentoso dan Rawasan. Tujuan program bertajuk yang bertajuk “Cantik Di Hati” 2026 ini sendiri untuk menekan angka stunting di Kabupaten Tuban melalui ketahanan pangan mandiri.

Tercatat sebanyak 59 peserta yang terdiri dari kader Posyandu dan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mengikuti rangkaian kegiatan ini. Selain urusan gizi, PRPP juga menyisipkan sosialisasi mengenai pentingnya kesehatan mental yang dibawakan oleh tim HSSE perusahaan.

Program ini sendiri merupakan agenda rutin perusahaan sejak tahun 2024. Inisiasi akuaponik ini adalah perluasan dari kesuksesan program serupa yang telah dijalankan di Desa Wadung dan Sumurgeneng pada tahun 2025 lalu.

Langkah ini sekaligus menjadi komitmen nyata perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s) poin kedua (Tanpa Kelaparan) dan poin ketiga (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Penyediaan protein hewani dan sayuran segar menjadi fokus utama dalam pelatihan yang menggandeng Kampoeng Tani Tuban ini. Melalui sistem akuaponik sederhana, para kader kesehatan didorong untuk mampu memproduksi sumber makanan tambahan (PMT) bagi balita secara mandiri di lingkungan Posyandu maupun Polindes.

Kepala Desa Mentoso, Eko Hariyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat desa di area proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban tersebut.

“Terima kasih Pertamina (PRPP) atas inisiatifnya. Kami berharap program ini terus didampingi sehingga manfaat akuaponik benar-benar bisa dirasakan seluas-luasnya oleh warga,” ungkap Eko saat memberikan sambutan di Balai Desa Mentoso, Sabtu (25/4/2026).

Senada dengan Eko, Dwi (30), seorang kader PKK dari Desa Rawasan, optimis bahwa hasil dari budidaya ini akan sangat membantu para kader dalam menyediakan makanan bergizi yang berkualitas bagi balita di desanya.

Sementara itu, Presiden Direktur PRPP, Reizaldi Gustino, menegaskan bahwa investasi pada kesehatan masyarakat sejak usia dini adalah kunci untuk mencetak generasi pemimpin masa depan. Menurutnya, tubuh yang sehat akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pikiran dan kreativitas anak-anak Tuban.

“Penting sekali memastikan kualitas kesehatan masyarakat sejak dini karena generasi muda ini yang akan menjadi ujung tombak pembangunan Indonesia mendatang,” tegas Reizaldi.

Dalam kegiatan ini, selain pelatihan pemanfaatan akuaponik, pihak PRPP juga menghadirkan kegiatan sosialisasi terkait pentingnya kesehatan mental dari tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) perusahaan tersebut. (Hus/Tgb).