TUBAN – Tak lama dari kejadian truk Hino bernomor polisi: W 9672 UL yang terguling di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, sebuah mobil minibus bermerk Chevrolet ikut terbakar tak jauh dari lokasi tergulingnya truk itu.

Sebelumnya, truk yang dikendarai oleh Rumiyanto (44) asal Desa Penidon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban sebelumnya terguling lantaran sang supir tak konsentrasi dalam mengemudi. Tak hanya itu, faktor ban belakang yang pecah dan menghindari pemotor yang berhenti mendadak juga menjadi pemicu truk tersebut terguling.

Tak berselang lama dari kecelakaan tersebut, tiba-tiba mobil minibus yang bernopol W 1076 TM yang dikendarai oleh Rizqi Sahputra (30) warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban ini ikut mengalami kejadian yang naas. Mobil itu mengalami kebakaran hebat yang diduga karena masalah kelistrikan.

Awalnya api tersebut berasal dari kap mesin mobil yang kemudian menjalar, dan melahap seluruh bagian mobil. Api makin liar hingga menyebabkan asap hitam mengepul, langsung melahap dengan ganasnya. Beruntung sang sopir berhasil menyelamatkan diri dari kejadian mencekam tersebut.

Dari dua kejadian yang terjadi hampir bersamaan di lokasi yang berdekatan itu, membuat masyarakat sekitar berbondong-bondong mengerumuninya. Hal itu mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar lokasi terhambat sesaat.

Menurut salah satu pengendara yang melintas, Tama (21), awalnya mobil berwarna merah tersebut terbakar di bagian mesin. Kemudian diikuti kepulan asap hitam yang menyelimutinya. Api yang semula kecil, langsung membesar dengan cepat.

“Tadi awalnya saya ingin tahu soal mobil truk yang terguling itu lha kok malah ada mobil terbakar,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (9/4/2025).

Sedangkan sang pemilik mobil, Rizqi mengaku sebelum mobilnya hangus terbakar, ia sempat mencium adanya bau aneh dari mobilnya. Hal itu membuatnya curiga dan segera menghentikan mobilnya serta menyelamatkan barang-barang yang dibawanya.

“Begitu berhenti mobil langsung meledak. Masih untung tidak sama anak dan istri saya, kalau sama mereka mungkin saya panik,” tambah Rizqi saat ditemui dengan muka lesu.

Rizqi menyebut jika sebelum kejadian tersebut pihaknya sempat membawa mobilnya ke bengkel untuk perbaikan. Bahkan tak lama kejadian itu berlangsung, ia juga sempat mengisi bahan bakar di SPBU tak jauh dari lokasi.

Sementara itu, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Gunadi, menjelaskan kejadian kebakaran tersebut diduga akibatkan masalah kelistrikan pada mobil sehingga memunculkan percikan api.

“Sebelumnya pemadaman sempat diupayakan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dari Klenteng Kwan Sing Bio, namun api belum bisa dijinakkan sehingga kami langsung menerjunkan tim untuk memadamkan api tersebut,” pungkasnya. (Hus/Tgb).